Perkuat Ketahanan Pangan Desa Rawaapu, Pembangunan Irigasi Perpompaan UPKK KT Sido Asih 2

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Perkuat Ketahanan Pangan Desa Rawaapu, Pembangunan Irigasi Perpompaan UPKK KT Sido Asih 2 Berjalan Sesuai Spesifikasi Kementan

CILACAP, 18 JULI 2026 – Langkah strategis guna memperkuat keandalan infrastruktur pengairan dan memitigasi dampak risiko iklim terhadap produktivitas sektor pertanian terus dioptimalkan di tingkat hilir.

Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian merealisasikan program Pembangunan Irigasi Perpompaan di Dusun Cikadim, Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Realisasi proyek di lapangan dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat melalui Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan Kelompok Tani (UPKK KT) Sido Asih 2 Desa Rawaapu.

Langkah swakelola ini ditujukan agar pemanfaatan anggaran dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi tenaga kerja lokal di wilayah perdesaan.

Program berskala prioritas ini didanai melalui APBN Kementerian Pertanian RI melalui Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas 1 Bandung dengan total nilai alokasi anggaran sebesar Rp155.700.000,- (Seratus Lima Puluh Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah).

Berdasarkan rincian administratif Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 33.01.152.IRPOM/Kpts/PPK.LIP.2.9.1/SPK/05/2026 tertanggal 11 Mei 2026, proyek ini memiliki target masa pengerjaan sepanjang 221 hari kalender dan dijadwalkan rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026.

Ketua Kelompok Tani Sido Asih 2, Topo, menegaskan komitmen tinggi dari seluruh jajaran pengurus poktan untuk mengawal mutu fisik konstruksi secara ketat.

Hal ini dilakukan demi menjamin usia pakai infrastruktur dalam jangka panjang guna melayani luasan oncoran lahan persawahan petani sekitar.
“Dibuat sesuai spesifikasi yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

Kami dari pihak kelompok tani berkomitmen penuh agar alokasi dana APBN ini benar-benar berdampak maksimal bagi para petani di Desa Rawaapu.

Baca Juga:  Sidak Lapangan Proyek Optimasi Lahan di Patimuan,

Setiap detail teknis dari Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas 1 Bandung kami jalankan dengan disiplin,” tegas Topo saat memimpin pemantauan progres pengerjaan fisik di lokasi.

Dengan hadirnya infrastruktur irigasi perpompaan ini, hambatan keterbatasan pasokan air di musim kemarau diharapkan dapat teratasi secara permanen.

Peningkatan ketersediaan air irigasi ini diproyeksikan mampu mendongkrak indeks pertanaman (IP) dari yang semula terbatas, sekaligus meningkatkan stabilitas hasil panen komoditas pangan utama di Kecamatan Patimuan.

Sebagai implementasi asas keterbukaan informasi publik (KIP), pihak UPKK KT Sido Asih 2 juga telah mendirikan papan informasi proyek di area pembangunan.

Hal ini memastikan seluruh elemen masyarakat dapat ikut serta melakukan pengawasan partisipatif demi terwujudnya tata kelola pembangunan pertanian yang bersih dan berkualitas.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimasi Lahan Non Rawa 50 Hektare di Patimuan Berjalan, Ketua Poktan: Dikerjakan Sesuai Spesifikasi
Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Sebut Kliennya Berjasa bagi Negara
Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai
Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3
Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026
Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS
Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:
Pers Kawal Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Mulyasari, Kades Buka Suara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:56 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Desa Rawaapu, Pembangunan Irigasi Perpompaan UPKK KT Sido Asih 2

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:45 WIB

Optimasi Lahan Non Rawa 50 Hektare di Patimuan Berjalan, Ketua Poktan: Dikerjakan Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:56 WIB

Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Sebut Kliennya Berjasa bagi Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:26 WIB

Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:59 WIB

Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

Berita Terbaru