Optimasi Lahan Non Rawa 50 Hektare di Patimuan Berjalan, Ketua Poktan: Dikerjakan Sesuai Spesifikasi

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP, 18 JULI 2026 – Upaya mendongkrak produktivitas sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasional terus digalakkan.

Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian merealisasikan program Optimasi Lahan Non Rawa di Dusun Cikadim, Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

Proyek strategis ini menargetkan optimalisasi area pertanian seluas 50 Hektare (Ha).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan proyek di lapangan dipercayakan secara swakelola kepada Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan Kelompok Tani (UPKK KT) Harapan Mulya Desa Rawaapu.

Proyek ini dibiayai oleh APBN Kementerian Pertanian RI melalui Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas 1 Bandung dengan nilai kontrak sebesar Rp230.000.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Juta Rupiah).

Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 33.01.216/SPK/05/2026, pengerjaan proyek dijadwalkan berlangsung selama 220 hari kalender, dimulai sejak 22 Mei 2026 hingga 28 Desember 2026.
Ketua Kelompok Tani Harapan Mulya, Arif, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga integritas, kualitas fisik, dan transparansi pelaksanaan proyek demi memberikan dampak nyata bagi para petani lokal.

“Dibuat sesuai spesifikasi yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian.

Kami dari pihak kelompok tani berkomitmen penuh agar alokasi dana APBN ini benar-benar berdampak maksimal bagi para petani di Desa Rawaapu.

Setiap detail teknis dari Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas 1 Bandung kami jalankan dengan disiplin,” ujar Arif saat memantau lokasi proyek.

Program optimasi lahan non rawa ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan keterbatasan infrastruktur lahan di wilayah Kecamatan Patimuan.

Melalui perbaikan tata kelola lahan ini, indeks pertanaman (IP) dan hasil panen komoditas pangan diharapkan dapat meningkat signifikan.

Baca Juga:  Diduga Pakai Batu Bekas, Proyek Irigasi P3-TGAI Senilai Rp 195 Juta di Cipari Menuai Sorotan

Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik, pihak UPKK KT Harapan Mulya juga telah memasang papan informasi proyek secara transparan di lokasi kerja, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat ikut serta memantau dan mendukung suksesnya program pembangunan pertanian ini.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan Desa Rawaapu, Pembangunan Irigasi Perpompaan UPKK KT Sido Asih 2
Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Sebut Kliennya Berjasa bagi Negara
Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai
Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3
Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026
Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS
Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:
Pers Kawal Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Mulyasari, Kades Buka Suara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:56 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Desa Rawaapu, Pembangunan Irigasi Perpompaan UPKK KT Sido Asih 2

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:45 WIB

Optimasi Lahan Non Rawa 50 Hektare di Patimuan Berjalan, Ketua Poktan: Dikerjakan Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:56 WIB

Hotman Paris Pertanyakan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah, Sebut Kliennya Berjasa bagi Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:26 WIB

Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:59 WIB

Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

Berita Terbaru