PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN – Ketua Pemuda Pancasila (PP) PAC Parigi, Udin Tugaswara, A.Md., melontarkan peringatan keras terhadap maraknya dugaan praktik rentenir yang berkedok koperasi di wilayah Parigi. Ia menilai keberadaan koperasi tidak boleh disalahgunakan sebagai sarana mengeksploitasi masyarakat dengan bunga pinjaman yang memberatkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Udin pada Selasa (28/7/2026). Ia mengajak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi praktik koperasi yang menyimpang dari prinsip perkoperasian.

“Koperasi lahir untuk menyejahterakan rakyat, bukan membebani rakyat. Jangan kotori nama koperasi dengan praktik rentenir berkedok koperasi,” tegas Udin.

Ia menegaskan, semangat koperasi yang dibangun atas asas kekeluargaan dan gotong royong harus tetap dijaga. Karena itu, tidak boleh ada oknum yang memanfaatkan badan hukum koperasi untuk menjalankan pinjaman berbunga tinggi yang merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Udin mengutip Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2023 Pasal 27 Ayat (3) yang mengatur bahwa suku bunga pinjaman koperasi maksimal 24 persen per tahun atau sekitar 2 persen per bulan.

“Aturan ini harus menjadi acuan bagi seluruh koperasi simpan pinjam agar tetap menjalankan usaha secara sehat dan sesuai regulasi,” ujarnya.

PP PAC Parigi juga mendorong Dinas Koperasi Kabupaten Pangandaran untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap koperasi yang diduga menjalankan praktik di luar ketentuan. Sementara aparat penegak hukum diminta tidak ragu mengambil tindakan hukum jika ditemukan pelanggaran.

“Kami berharap masyarakat Parigi terlindungi dari praktik rentenir berkedok koperasi. Jangan sampai nama baik koperasi yang selama ini menjadi soko guru perekonomian rakyat justru tercoreng oleh ulah segelintir oknum,” kata Udin.

Ia mengajak masyarakat agar lebih kritis dalam memilih lembaga keuangan. Pastikan koperasi yang digunakan memiliki tata kelola sehat, transparan, dan menjalankan usaha sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Genjot Kinerja dan Ekspansi Usaha, BUMDes Mandiri Berkah Desa Cibenda Matangkan Restrukturisasi dan Kemitraan Strategis

“Kembalikan koperasi pada tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, bukan menjadi alat mencari keuntungan dengan cara memberatkan rakyat,” pungkasnya.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja
BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling
Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP
Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak
Abrasi Sungai Cileueur Ancam Permukiman, Warga Margayasa Ciamis
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU Tersangka FA, 6 Orang Lainnya Bakal Dipanggil Ulang
Pemerintah Akselerasi Swasembada Susu Nasional Melalui Pembangunan Peternakan Sapi Perah Modern di Brebes
Ancaman Abrasi Sungai Cipaingan Makin Kritis: Warga Mekarsari Kian Terancam,
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:44 WIB

PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:53 WIB

Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:46 WIB

BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:44 WIB

Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:29 WIB

Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak

Berita Terbaru