Ancaman Abrasi Sungai Cipaingan Makin Kritis: Warga Mekarsari Kian Terancam,

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

CILACAP,27/7/2026 — Bencana luapan dan abrasi bantaran Sungai Cipaingan di Desa Mekarsari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, kini berada pada titik kritis.

Terkikisnya tebing sungai secara masif terus meluas dan mengancam langsung keselamatan jiwa serta aset pemukiman warga yang berada tepat di bantaran aliran sungai.

Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat setempat, terlebih saat memasuki siklus peningkatan curah hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lonjakan debit air sungai diperkirakan akan mempercepat proses pengikisan tanah, yang berpotensi memicu longsoran tebing sungai hingga merubuhkan rumah-rumah warga.

Sakirn, salah seorang warga terdampak, menyuarakan kecemasan warga yang kian tak menentu setiap kali hujan deras turun.

“Kami hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

Jika debit air meningkat dan abrasi makin parah, rumah kami bisa tergerus kapan saja. Kami tidak bisa terus-menerus menunggu tanpa kepastian,” tegas Sakirn.

Pengajuan Berkas Sejak 2024 Belum Terealisasi
Kondisi darurat ini sebenarnya telah diprediksi.

Pemerintah Desa Mekarsari tercatat secara resmi telah mengajukan permohonan penanganan teknis dan perbaikan infrastruktur sungai kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy sejak tahun 2024. Namun, hingga saat ini, belum ada realisasi maupun langkah konkret pembenahan di lapangan.

Masyarakat menyayangkan lambatnya respons dari pihak berwenang, mengingat penanganan abrasi air sungai membutuhkan intervensi teknis berskala besar yang berada di bawah wewenang BBWS.

Menunda penanganan berarti membiarkan risiko bencana kemanusiaan dan kerugian material membengkak di masa depan.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan Warga
Demi mencegah terjadinya korban jiwa dan hilangnya tempat tinggal warga, masyarakat Desa Mekarsari bersama perwakilan media mendesak pimpinan BBWS Citanduy dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk

segera melakukan aksi nyata:
Inspeksi Lapangan Segera

Baca Juga:  Bawaslu Pangandaran Bentuk 20 Kader Pengawas Partisipatif, Siapkan Generasi Muda Kawal Pemilu 2029

(Urgent Site Visit):
Mengirimkan tim teknis ke lokasi Sungai Cipaingan di Desa Mekarsari dalam minggu ini guna mengukur tingkat kerusakan tebing.

Pemasangan Mitigasi Darurat: Melakukan penanganan sementara—seperti pemasangan bronjong atau penguatan tebing darurat—sebelum debit puncak air sungai menghantam bantaran.

Kepastian Rencana Kerja Permanen: Memberikan transparansi informasi dan kepastian jadwal eksekusi proyek normalisasi/pembangunan tanggul permanen Sungai Cipaingan.

Keselamatan warga adalah hukum tertinggi.

Penanganan dini bukan sebatas pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk perlindungan nyata negara terhadap keselamatan masyarakatnya.

(Asep.sujana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB