CILACAP, 30 Juli 2026 – Sebanyak 667 peserta didik SMP Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, mengikuti kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (27–30 Juli 2026). Berpusat di Lapangan Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos, kegiatan ini mengusung tema besar “Bersiap Menjadi Pemimpin Sejak Dini” sebagai bagian dari strategi sekolah dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter tangguh, disiplin, dan siap bersaing di masa depan.
Kegiatan wajib ini diikuti oleh seluruh siswa dari jenjang kelas VII, VIII, hingga IX. Selama pelatihan, peserta disuguhi berbagai materi pembentukan mental dan karakter kepemimpinan, meliputi:
Peraturan Baris-Berbaris (PBB): Melatih kedisiplinan, ketertiban, dan kerja sama terkoordinasi.

Materi Leadership: Menumbuhkan keberanian memimpin diri sendiri serta menjadi teladan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknik Survival: Melatih kreativitas, kemandirian, dan ketenangan dalam situasi penuh tantangan.
Outbond: Memperkuat kolaborasi, penyusunan strategi, dan kekompakan tim.
Long March: Menguji ketahanan fisik sekaligus menanamkan konsistensi dan semangat pantang menyerah.
Seluruh rangkaian materi dipandu secara langsung oleh tim instruktur dari Kodim 0703/Cilacap, yang terdiri dari Kapten Jurizal, Sertu Nur Guntoro, Sertu Lukman Octawijaya, Sertu Teguh Widodo, Serma Misno, serta Pelda (Purn.) Puryanto.
Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua Panitia Kegiatan, Wisnu Prastiyawan, S.Pd., mengungkapkan bahwa kesuksesan agenda besar ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pihak sekolah dengan lingkungan setempat, khususnya Pemerintah Desa Maos Kidul.
“Kegiatan ini kami laksanakan dengan persiapan dan koordinasi bersama berbagai pihak. Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Maos Kidul sehingga lapangan desa dapat digunakan sebagai pusat kegiatan. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan terarah dan lancar,” ujar Wisnu.
Investasi Karakter untuk Pemimpin Masa Depan
Kepala SMP Negeri 1 Maos, Sigit Kindarto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa latihan kesamaptaan ini bukan sekadar penggemblengan fisik semata, melainkan bagian dari investasi pendidikan karakter jangka panjang.
“Maksud utama kegiatan ini adalah pembentukan karakter mulia anak—disiplin, tangguh, pantang menyerah, kompetitif, dan kolaboratif. Kecerdasan akademik saja tidak cukup. Anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan, dan menjadi pemimpin tidak harus menunggu dewasa. Mereka belajar memimpin mulai dari memimpin dirinya sendiri sejak dini,” tegas Sigit.
Beliau juga menambahkan bahwa tantangan masa depan yang makin kompleks membutuhkan daya adaptasi serta ketahanan mental yang tinggi. Melalui materi seperti long march, survival, dan outbond, para siswa dilatih untuk tidak mudah putus asa ketika menemui kegagalan atau hambatan dalam hidup.
Menuju Generasi Spensamas Gemilang
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antartingkat kelas. Bagi siswa kelas VII, ajang ini menjadi momen adaptasi penting di lingkungan baru, sedangkan bagi kelas VIII dan IX menjadi sarana memperkuat kematangan mental.
Melalui program terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah desa, dan pihak sekolah ini, SMP Negeri 1 Maos menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak siswa yang berprestasi secara akademis, tetapi juga mewujudkan Generasi Spensamas Gemilang yang siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
SMP N 1 Maos.








