Formasi Karakter Generasi Muda: 667 Siswa SMPN 1 Maos Ikuti Pelatihan

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

CILACAP, 30 Juli 2026 – Sebanyak 667 peserta didik SMP Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, mengikuti kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (27–30 Juli 2026). Berpusat di Lapangan Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos, kegiatan ini mengusung tema besar “Bersiap Menjadi Pemimpin Sejak Dini” sebagai bagian dari strategi sekolah dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter tangguh, disiplin, dan siap bersaing di masa depan.

Kegiatan wajib ini diikuti oleh seluruh siswa dari jenjang kelas VII, VIII, hingga IX. Selama pelatihan, peserta disuguhi berbagai materi pembentukan mental dan karakter kepemimpinan, meliputi:
Peraturan Baris-Berbaris (PBB): Melatih kedisiplinan, ketertiban, dan kerja sama terkoordinasi.

Materi Leadership: Menumbuhkan keberanian memimpin diri sendiri serta menjadi teladan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teknik Survival: Melatih kreativitas, kemandirian, dan ketenangan dalam situasi penuh tantangan.

Outbond: Memperkuat kolaborasi, penyusunan strategi, dan kekompakan tim.
Long March: Menguji ketahanan fisik sekaligus menanamkan konsistensi dan semangat pantang menyerah.

Seluruh rangkaian materi dipandu secara langsung oleh tim instruktur dari Kodim 0703/Cilacap, yang terdiri dari Kapten Jurizal, Sertu Nur Guntoro, Sertu Lukman Octawijaya, Sertu Teguh Widodo, Serma Misno, serta Pelda (Purn.) Puryanto.

Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua Panitia Kegiatan, Wisnu Prastiyawan, S.Pd., mengungkapkan bahwa kesuksesan agenda besar ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pihak sekolah dengan lingkungan setempat, khususnya Pemerintah Desa Maos Kidul.

“Kegiatan ini kami laksanakan dengan persiapan dan koordinasi bersama berbagai pihak. Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Maos Kidul sehingga lapangan desa dapat digunakan sebagai pusat kegiatan. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan terarah dan lancar,” ujar Wisnu.

Baca Juga:  Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:

Investasi Karakter untuk Pemimpin Masa Depan

Kepala SMP Negeri 1 Maos, Sigit Kindarto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa latihan kesamaptaan ini bukan sekadar penggemblengan fisik semata, melainkan bagian dari investasi pendidikan karakter jangka panjang.

“Maksud utama kegiatan ini adalah pembentukan karakter mulia anak—disiplin, tangguh, pantang menyerah, kompetitif, dan kolaboratif. Kecerdasan akademik saja tidak cukup. Anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan, dan menjadi pemimpin tidak harus menunggu dewasa. Mereka belajar memimpin mulai dari memimpin dirinya sendiri sejak dini,” tegas Sigit.

Beliau juga menambahkan bahwa tantangan masa depan yang makin kompleks membutuhkan daya adaptasi serta ketahanan mental yang tinggi. Melalui materi seperti long march, survival, dan outbond, para siswa dilatih untuk tidak mudah putus asa ketika menemui kegagalan atau hambatan dalam hidup.

Menuju Generasi Spensamas Gemilang
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antartingkat kelas. Bagi siswa kelas VII, ajang ini menjadi momen adaptasi penting di lingkungan baru, sedangkan bagi kelas VIII dan IX menjadi sarana memperkuat kematangan mental.

Melalui program terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah desa, dan pihak sekolah ini, SMP Negeri 1 Maos menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak siswa yang berprestasi secara akademis, tetapi juga mewujudkan Generasi Spensamas Gemilang yang siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

SMP N 1 Maos.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ketiga Aksi AMPB di Kejari Pati Memanas, Teatrikal Keranda Mayat Dibakar Jadi Simbol
Proyek Revitalisasi SMK 18 LPPM RI Sidareja Rp732 Juta Disorot: Pekerja Abaikan APD
Diduga Besi Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan IRPOM Kelompok Tani Sri Rezeki Jadi Sorotan
Proyek IRPOM Desa Kutasari Disorot: Keterlambatan Molen Ancam Homogenitas
Pondasi Klep Saluran Pembuangan Sungai Cilisung Rusak Parah
Memperingati Usia ke-125, Desa Patimuan Gelar Syukuran
Tanggapi Laporan Petani, PT Bayer Indonesia Turunkan Tim CIDT Tinjau Serangan Wereng di Patimuan
Respons Cepat Isu Perampasan Emas di Sekadau, Kajati Kalbar Perintahkan Pemeriksaan Internal
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:06 WIB

Hari Ketiga Aksi AMPB di Kejari Pati Memanas, Teatrikal Keranda Mayat Dibakar Jadi Simbol

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:45 WIB

Formasi Karakter Generasi Muda: 667 Siswa SMPN 1 Maos Ikuti Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Proyek Revitalisasi SMK 18 LPPM RI Sidareja Rp732 Juta Disorot: Pekerja Abaikan APD

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:36 WIB

Diduga Besi Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan IRPOM Kelompok Tani Sri Rezeki Jadi Sorotan

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:31 WIB

Proyek IRPOM Desa Kutasari Disorot: Keterlambatan Molen Ancam Homogenitas

Berita Terbaru