Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Proyek Irigasi P3-TGAI di Kamulyan Mencuat, Oknum Pelaksana Halangi Awak Media Mengambil Gambar
CILACAP, — Sebuah proyek peningkatan jaringan irigasi yang tengah berjalan di wilayah Desa Kamulyan, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi sorotan.
Proyek tersebut bersumber dari dana negara melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), sebagaimana tercantum pada papan informasi proyek di lokasi kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil penelusuran lapangan oleh awak media yang melakukan pemantauan langsung di lokasi pada Sabtu (11/07/2026), ditemukan indikasi adanya ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan.

Pantauan kasat mata di lokasi menunjukkan adanya kejanggalan pada pemasangan papan bekisting dan jarak galian.
Diduga kuat, jarak tersebut tidak sesuai dengan ukuran standar ketebalan maupun lebar dinding siring yang seharusnya diterapkan dalam konstruksi irigasi tersebut.
Kondisi ini terlihat jelas di area pekerjaan dan menimbulkan pertanyaan terkait kualitas serta umur bangunan nantinya.
Di tengah upaya awak media untuk mendokumentasikan temuan visual tersebut, insiden yang disayangkan terjadi.
Seorang oknum pelaksana kegiatan di lokasi, yang diketahui berinisial AG, berupaya menghalang-halangi tugas jurnalistik.
Oknum AG tersebut seolah melarang awak media untuk mengambil gambar sebagai bukti investigasi.
Bahkan, ia secara tegas meminta agar foto-foto yang telah diambil oleh awak media di lokasi segera dihapus.
Tindakan ini jelas bertentangan dengan kebebasan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang memberikan hak kepada jurnalis untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.
Kejadian ini semakin memperkuat dugaan adanya hal yang ditutupi oleh pihak pelaksana terkait kualitas pengerjaan proyek.
Masyarakat diharapkan turut mengawasi jalannya proyek ini agar dana P3-TGAI yang bersumber dari uang negara tepat guna dan tepat kualitas, memberikan manfaat maksimal bagi petani di Desa Kamulyan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait, baik dari pelaksana P3A BUDI DAYA maupun penanggung jawab teknis proyek, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi maupun insiden penghalangan tugas pers tersebut(red)








