Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

- Penulis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP18/7/2026 – Menanggapi pemberitaan terkait minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada proyek Optimasi Lahan (Oplah) di Desa Kedungreja, pihak manajemen lapangan bergerak cepat melakukan pembenahan.

Aan, selaku konsultan pengawas proyek tersebut, memberikan klarifikasi resmi beberapa hari setelah pemberitaan muncul.

Pihaknya mengirimkan bukti foto visual terbaru yang menunjukkan bahwa seluruh pekerja di lokasi kini telah tertib menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung melakukan tindakan korektif di lapangan. Saat ini, seluruh pekerja sudah diwajibkan dan dipastikan menggunakan perlengkapan safety (APD) lengkap sebelum memulai aktivitas,” ujar Aan saat memberikan konfirmasi.

Dalam dokumentasi terbaru yang dikirimkan, tampak para pekerja di bawah naungan UPKK Kelompok Tani Sri Rezeki 2 tersebut kini telah dilengkapi dengan helm pelindung kepala, rompi keselamatan (safety vest), serta sepatu bot pengaman demi menjaga keselamatan kerja di area proyek seluas 91 hektare tersebut.

Pihak pengawas memastikan akan terus melakukan monitoring harian secara ketat agar kelalaian serupa tidak terulang kembali, sekaligus sebagai wujud komitmen terhadap keselamatan jiwa pekerja dan transparansi publik. (Tim/Red)

Baca Juga:  Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai
Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026
Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS
Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:
Pers Kawal Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Mulyasari, Kades Buka Suara
Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Proyek Irigasi P3-TGAI di Kamulyan Mencuat,
Sidak Lapangan Proyek Optimasi Lahan di Patimuan,
Diduga Pakai Batu Bekas, Proyek Irigasi P3-TGAI Senilai Rp 195 Juta di Cipari Menuai Sorotan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:26 WIB

Antisipasi Kekeringan, Proyek Irigasi Perpompaan senilai Rp155 Juta di Rawaapu Cilacap Resmi Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:59 WIB

Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31 WIB

Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17 WIB

Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:50 WIB

Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:

Berita Terbaru