JAKARTA, 31 Juli 2026 – Pengendalian hama dan penyakit sejak awal pertanaman menjadi salah satu kunci utama keberhasilan budidaya padi nasional. Melalui program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS), para petani kini didorong untuk mengadopsi pendekatan terintegrasi guna memastikan produktivitas lahan tetap berada pada performa maksimal.
Pendekatan PM-AAS menekankan pentingnya tiga langkah strategis dalam mengamankan pertanaman:
Monitoring Rutin: Pemantauan kondisi lahan secara berkala untuk mendeteksi potensi ancaman secara dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengendalian Hama Terpadu (PHT): Penerapan metode pengendalian ramah lingkungan dan terukur guna menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.
Pemanfaatan Teknologi Modern:
Penggunaan inovasi dan teknologi terkini untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit secara cepat, presisi, dan efektif.
Langkah preventif yang terstruktur ini terbukti meminimalkan risiko gagal panen sekaligus mengoptimalkan potensi hasil produksi di tingkat petani.
“Dengan penerapan PM-AAS, produktivitas padi dapat terus ditingkatkan, hasil panen lebih optimal, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.”

Melalui optimalisasi sistem pertanian berbasis teknologi modern ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan beras nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh pelosok negeri.(Sastri)












