DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangandaran, 31/8/2026 – Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul insiden jembatan gantung Pongpet di Dusun Mergajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang mengalami anjlok saat prosesi peresmian, Minggu (30/8/2026).

Hal tersebut disampaikan Citra dalam konferensi pers di Makodim 0625/Pangandaran, Senin (31/8/2026).

Insiden terjadi ketika puluhan orang melintas di atas jembatan yang baru selesai dibangun. Salah satu tali seling pada bagian kanan jembatan beserta blok angkurnya terlepas, sehingga menyebabkan badan jembatan mengalami anjlok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi jembatan gantung Pongpet di Dusun Mergajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Pangandaran, pascaanjlok saat prosesi peresmian, Minggu (30/8/2026).
Kondisi jembatan gantung Pongpet di Dusun Mergajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Pangandaran, pascaanjlok saat prosesi peresmian, Minggu (30/8/2026).

Citra menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal, konstruksi bagian bawah jembatan masih dalam kondisi utuh. Kerusakan terjadi pada tali seling bagian kanan yang terlepas dari blok angkurnya.

“Untuk jembatan tersebut, tali seling sebelah kanan dengan blok angkurnya terlepas. Namun untuk konstruksi bawahnya masih utuh, termasuk rangka bawah dan seling bagian sebelah kiri,” kata Citra.

Ia mengatakan, berdasarkan perhitungan yang ada, jembatan tersebut memiliki kapasitas beban maksimal sekitar dua ton. Namun, penggunaan idealnya dibatasi sekitar 60 persen dari kapasitas maksimal tersebut.

Menurutnya, penggunaan jembatan juga seharusnya dilakukan secara terbatas. Untuk pejalan kaki, jumlah yang melintas maksimal sekitar tiga orang, sedangkan sepeda motor hanya diperbolehkan satu unit secara bergantian.

Namun, saat prosesi peresmian berlangsung, jumlah warga yang berada di atas jembatan diperkirakan mencapai lebih dari 40 orang.

Citra mengakui bahwa pengendalian jumlah orang yang melintas saat prosesi peresmian belum dilakukan secara optimal oleh pihak Kodim.

“Memang kesalahan di kami, Kodim, tidak mengontrol batas maksimum masyarakat yang melewati jembatan tersebut,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Citra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pangandaran. Ia mengatakan pihaknya langsung melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap kondisi jembatan setelah insiden terjadi.

Baca Juga:  Meluruskan Narasi: Menjaga Martabat Ibu Tunggal dan Esensi Kebebasan Pewarta Warga

“Untuk pascakejadian, kami langsung melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap jembatan. Kami juga mengecek kondisi korban dan alhamdulillah seluruhnya saat ini dalam kondisi baik. Hanya mengalami luka-luka ringan,” katanya.

Kodim 0625/Pangandaran juga akan melakukan perbaikan terhadap bagian jembatan yang mengalami kerusakan.

“Kami akan melaksanakan perbaikan semaksimal mungkin sehingga kejadian musibah tersebut tidak terulang lagi,” ucapnya.

Citra menambahkan, sebelum prosesi peresmian, jembatan tersebut telah melalui tahap uji coba. Ia mengaku pernah melintasi jembatan menggunakan dua sepeda motor. Masyarakat juga sebelumnya sempat melakukan uji coba dengan jumlah orang yang lebih terbatas.

“Untuk sebelum pelaksanaan peresmian, saya juga sudah berada di lokasi mencoba dengan menggunakan dua sepeda motor. Kemudian masyarakat juga waktu itu melintasi, sekitar enam orang,” jelasnya.

Jembatan tersebut dibangun melalui pola padat karya dengan melibatkan Kodim 0625/Pangandaran bersama masyarakat. Kebutuhan peralatan dan material diajukan oleh Kodim kepada komando atas, sedangkan proses pembangunan dilaksanakan secara bersama-sama.

Pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menunjang akses pendidikan, pertanian, perekonomian, kesehatan, serta aktivitas pariwisata di wilayah Pangandaran.

Citra mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dikawal oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Ini merupakan program langsung dari Bapak Presiden yang dikawal oleh Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0625 Pangandaran,” katanya.

Menurutnya, program tersebut diarahkan untuk membantu desa-desa yang masih menghadapi keterbatasan akses, terutama dalam menunjang pendidikan, pertanian, kesehatan, dan aktivitas masyarakat lainnya.

Saat ini, Kodim 0625/Pangandaran tengah mengerjakan lima jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.

“Kami harapkan kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami untuk jembatan-jembatan yang sedang kami kerjakan saat ini,” pungkasnya.***

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Polri Imbau Orang Tua Perketat Pengawasan Anak, Jangan Bawa Anak ke Lokasi Aksi Berpotensi Ricuh
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB