Jembatan Jalur Provinsi Pangandaran–Banjar di Karangpawitan Terancam Rusak

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

PANGANDARAN 24/8/2026– Kondisi jembatan yang berada di jalur provinsi penghubung Pangandaran–Banjar, tepatnya di Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, mendapat perhatian serius dari masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (24/8/2026), terlihat bagian bangunan penahan di sekitar jembatan mengalami kerusakan dan pengikisan. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan dari dinas terkait.

Yang menjadi perhatian utama adalah posisi salah satu rumah warga yang berada sangat dekat dengan bagian jembatan dan bangunan penahan. Apabila kerusakan terus berlanjut, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan penghuni rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat setempat bersama Pemerintah Desa Karangpawitan berharap adanya langkah cepat dari instansi yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

Kepala Desa dan Warga Minta Segera Ditangani

Masyarakat dan kepala desa memohon kepada dinas terkait agar segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan, khususnya pada bagian penahan yang berada dekat dengan rumah warga.

Menurut masyarakat, kondisi tersebut sudah sangat riskan sehingga tidak seharusnya dibiarkan tanpa penanganan. Perbaikan atau penguatan konstruksi dinilai penting sebagai langkah antisipasi demi keselamatan warga maupun pengguna jalan.

Karena lokasi tersebut berada pada jalur jalan provinsi, masyarakat berharap penanganan dapat dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat sesuai kewenangannya, termasuk melalui UPTD pengelolaan jalan dan jembatan wilayah pelayanan yang menangani kawasan Pangandaran.

Masyarakat juga berharap dilakukan pemeriksaan teknis terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi fondasi, bangunan penahan, serta tingkat ancaman terhadap rumah warga.

Utamakan Keselamatan Warga

Warga berharap pemerintah tidak menunggu sampai terjadi longsor, ambruknya bangunan penahan, atau kerusakan yang lebih besar. Penanganan sejak dini dinilai jauh lebih penting untuk mencegah risiko terhadap keselamatan penghuni rumah dan pengguna jalan.

Baca Juga:  Pondasi Tanpa Lantai Kerja, Proyek Irigasi Perpompaan Karanggedang Disorot

Hingga berita ini dibuat, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak DBMPR Provinsi Jawa Barat mengenai rencana penanganan lokasi tersebut. Konfirmasi dari dinas terkait diperlukan agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai hasil pemeriksaan dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.

(Team, red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB