Fkep Unpad Sulap Limbah Batok Kelapa Pantai Batu Hiu Jadi Produk Bernilai Ekonomi

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN4/8/2026 – Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) bertajuk Healthy Tourism Village di kawasan Pantai Batu Hiu, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Senin (3/8/2026).

Kegiatan yang bertempat di Pendopo Wisata Pantai Batu Hiu ini berfokus pada edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan serta pemanfaatan limbah lokal bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan para pelaku usaha setempat.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Pangandaran, meningkatnya kunjungan wisatawan di Pantai Batu Hiu berbanding lurus dengan melonjaknya volume sampah, terutama sampah plastik dan limbah kelapa muda. Menanggapi kondisi tersebut, akademisi Unpad hadir membawa solusi konkret melalui penguatan sistem pemilahan sampah dan inovasi daur ulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim PPM Unpad, Nur Maziyya, menegaskan pentingnya membangun kesadaran pengelolaan sampah dari sumbernya melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Pengelolaan sampah perlu dimulai dari sumbernya melalui pemilahan sejak awal. Dengan cara tersebut, proses pengolahan maupun pemanfaatan kembali sampah akan lebih mudah dilakukan,” ujar Nur Maziyya di sela-sela kegiatan.

Dalam aksi sosial ini, Fkep Unpad memboyong tim lintas disiplin yang melibatkan pakar dari Fakultas Peternakan serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, disokong oleh mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Sekitar 40 peserta yang terdiri dari perangkat desa, anggota Pokdarwis, hingga pedagang lokal antusias mengikuti jalannya materi. Mahasiswa MBKM Unpad turut memperagakan demonstrasi praktis pemilahan sampah organik, anorganik, hingga residu.

Tak sekadar teori pemilahan, tim Unpad juga mengenalkan strategi pengolahan limbah batok kelapa muda—salah satu sampah paling dominan di area pesisir Batu Hiu—menjadi ragam produk kerajinan tangan bernilai jual.

Baca Juga:  Optimasi Lahan Non Rawa 50 Hektare di Patimuan Berjalan, Ketua Poktan: Dikerjakan Sesuai Spesifikasi

“Limbah batok kelapa yang selama ini menjadi salah satu sampah di kawasan wisata dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” tambah Nur Maziyya.

Langkah kolaboratif ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin kehidupan sehat, sanitasi layak, pekerjaan layak, permukiman berkelanjutan, produksi bertanggung jawab, hingga kemitraan global.

Melalui gerakan “Sahabat Pilah”, Fkep Unpad berharap budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh secara permanen di kawasan Pantai Batu Hiu.

“Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku wisata, pedagang, masyarakat, dan wisatawan diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan Healthy Tourism Village, sehingga Pantai Batu Hiu tidak hanya menjadi destinasi yang indah dan nyaman, tetapi juga bersih, sehat, lestari, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB