JAKARTA 15/8/2026— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul gempa bumi tektonik kuat yang berpusat di laut, 30 kilometer arah timur laut Nagekeo.
Hasil pemodelan BMKG mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut berpotensi memicu gelombang tsunami di sepanjang wilayah pesisir utara dan timur Flores.
Peta Status Ancaman dan Estimasi Waktu Tiba Gelombang di NTT
BMKG menetapkan status ancaman tsunami untuk kawasan pesisir NTT sebagai berikut:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Status SIAGA (Potensi Gelombang 0,5 hingga 3 Meter)
Manggarai Bagian Utara: Perkiraan tiba pukul 05:02 WIB
Ngada Bagian Utara: Perkiraan tiba pukul 05:02 WIB
Ende: Perkiraan tiba pukul 05:05 WIB
Flores Timur: Perkiraan tiba pukul 05:15 WIB - Status WASPADA (Potensi Gelombang Kurang dari 0,5 Meter)
Flores Timur: Perkiraan tiba pukul 05:15 WIB
Respon Cepat Sistem Peringatan Dini
BMKG bergerak cepat menyebarkan peringatan dini kepada pemangku kepentingan dan masyarakat NTT melalui dua tahap utama:
Peringatan Dini 1: Dirilis pukul 05:00:39 WIB (2 menit 16 detik pascagempa).
Peringatan Dini 2: Dirilis pukul 05:09:56 WIB (11 menit 33 detik pascagempa).
Dampak Intensitas Guncangan (Shakemap)
Gempa bumi ini dirasakan kuat di sejumlah daerah di NTT dengan tingkatan skala MMI:
VII MMI (Guncangan kuat, kerusakan ringan pada bangunan konstruksi baik, warga berlarian keluar): Aesesa (Nagekeo), Riung (Ngada), dan Kota Mbay.
VI MMI (Dirasakan seluruh penduduk, mayoritas panik dan lari keluar rumah): Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa.
V MMI (Dirasakan hampir seluruh penduduk, warga terbangun): Kota Ende, Kota Borong, dan Kota Ruteng.
Imbauan Langkah Darurat BMKG untuk Masyarakat NTT
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., meminta seluruh warga di area terdampak untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu liar, dan segera menjalankan prosedur keselamatan.
redaksi.












