Warga Kalijeruk Pertanyakan Penggunaan Anggaran BUMDes dan Minta Transparansi

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP, Saptu (01/08/2026) — Sejumlah warga Desa Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, menyuarakan rasa kecewa atas minimnya keterbukaan pengawasan dan penggunaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Warga mengaku dari tahun ke tahun tidak pernah mengetahui laporan keuangan maupun ke mana aliran dana BUMDes dialokasikan.

“Kami selaku warga merasa kecewa. Dari tahun ke tahun kami tidak pernah tahu anggaran BUMDes itu digunakan untuk apa saja. Tidak pernah ada musyawarah terbuka,” ungkap salah satu warga Kalijeruk yang enggan disebutkan namanya.

Aturan Pengawasan BUMDes (PP No. 11/2021)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna meluruskan kesalahpahaman terkait pengawasan BUMDes, tata kelola sebenarnya diatur jelas dalam PP No. 11 Tahun 2021:

Struktur BUMDes: Terdiri dari Penasihat (Kepala Desa), Pelaksana Operasional (Pengurus/Direksi), dan Pengawas (Organ khusus pilihan Musdes).

Tugas Pengawas: Pengawasan keuangan harian dilakukan oleh Organ Pengawas khusus, bukan oleh BPD.

Peran BPD: BPD dan warga bertugas mengevaluasi serta menentukan sikap (menerima/menolak) Laporan Pertanggungjawaban BUMDes pada forum Musyawarah Desa (Musdes).

Rangkap Jabatan: Anggota BPD dilarang keras menjadi pengurus/direksi BUMDes.
Tuntutan Warga & Upaya Konfirmasi
Masyarakat Desa Kalijeruk mendesak beberapa hal penting:

Transparansi: BUMDes wajib mempublikasikan laporan keuangan secara berkala.

Musdes Khusus: Meminta Pemdes dan BPD menggelar Musdes terbuka untuk menjelaskan penggunaan dana.
Audit: Mendorong Inspektorat Cilacap memeriksa aliran dana BUMDes.

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi. Pesan singkat via WhatsApp kepada Ketua BUMDes (SK) belum direspons. Awak media juga mendatangi rumah Kepala Desa Kalijeruk (Yanto), namun kediamannya dalam keadaan kosong.

Berita ini ditayangkan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan memberi ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi resmi.(Sastri)

Baca Juga:  Antara Amanah dan Regenerasi: Musda Golkar Pangandaran Memanas, Ade Ruminah Deklarasikan Kesiapan memimpin

2 tanggapan untuk “Warga Kalijeruk Pertanyakan Penggunaan Anggaran BUMDes dan Minta Transparansi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 206 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB