PERINGATAN DINI TSUNAMI NTT: PESISIR NAGEKEO, MANGGARAI, NGADA, ENDE, DAN FLORES TIMUR SIAGA

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA 15/8/2026— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul gempa bumi tektonik kuat yang berpusat di laut, 30 kilometer arah timur laut Nagekeo.

Hasil pemodelan BMKG mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut berpotensi memicu gelombang tsunami di sepanjang wilayah pesisir utara dan timur Flores.

Peta Status Ancaman dan Estimasi Waktu Tiba Gelombang di NTT
BMKG menetapkan status ancaman tsunami untuk kawasan pesisir NTT sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Status SIAGA (Potensi Gelombang 0,5 hingga 3 Meter)
    Manggarai Bagian Utara: Perkiraan tiba pukul 05:02 WIB
    Ngada Bagian Utara: Perkiraan tiba pukul 05:02 WIB
    Ende: Perkiraan tiba pukul 05:05 WIB
    Flores Timur: Perkiraan tiba pukul 05:15 WIB
  2. Status WASPADA (Potensi Gelombang Kurang dari 0,5 Meter)
    Flores Timur: Perkiraan tiba pukul 05:15 WIB
    Respon Cepat Sistem Peringatan Dini
    BMKG bergerak cepat menyebarkan peringatan dini kepada pemangku kepentingan dan masyarakat NTT melalui dua tahap utama:
    Peringatan Dini 1: Dirilis pukul 05:00:39 WIB (2 menit 16 detik pascagempa).

Peringatan Dini 2: Dirilis pukul 05:09:56 WIB (11 menit 33 detik pascagempa).

Dampak Intensitas Guncangan (Shakemap)
Gempa bumi ini dirasakan kuat di sejumlah daerah di NTT dengan tingkatan skala MMI:
VII MMI (Guncangan kuat, kerusakan ringan pada bangunan konstruksi baik, warga berlarian keluar): Aesesa (Nagekeo), Riung (Ngada), dan Kota Mbay.

VI MMI (Dirasakan seluruh penduduk, mayoritas panik dan lari keluar rumah): Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa.

V MMI (Dirasakan hampir seluruh penduduk, warga terbangun): Kota Ende, Kota Borong, dan Kota Ruteng.

Imbauan Langkah Darurat BMKG untuk Masyarakat NTT
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., meminta seluruh warga di area terdampak untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu liar, dan segera menjalankan prosedur keselamatan.

Baca Juga:  Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid
Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB