Tim Konsultan Pengawas Evaluasi Proyek TK Masyitoh Tambakreja: Buntut Laporan Media

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap11/8)2026 — Dugaan penyimpangan spesifikasi teknis pada pengerjaan ruang UKS TK Masyitoh Tambakreja memicu tindakan tegas dari Tim Konsultan Pengawas. Menanggapi pemberitaan media Cahaya Nusantara terkait isu dangkalnya galian pondasi dan dugaan manipulasi ukuran besi, tim konsultan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evaluasi total dan klarifikasi resmi. Selasa, 11/08/2026.

​Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Anggaran 2026 ini menelan alokasi APBN sebesar Rp 369.880.000,- dengan kurun waktu pelaksanaan 90 hari kalender (01 Agustus 2026 s/d 31 Oktober 2026) secara swakelola oleh P2SP.

​Minim Koordinasi Pelaksana di Awal Proyek

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Konsultan Pengawas, Tomy, secara terbuka mengungkapkan bahwa pihak pelaksana lapangan sempat memulainya tanpa pemberitahuan.

​”Pihak kami belum mengetahui kalau kegiatan tersebut sudah dimulai, sebab pihak pelaksana belum ada koordinasi ke kami sebelumnya,” tegas Tomy saat dimintai keterangan di lokasi.
​Meski demikian, pihaknya langsung mengambil langkah evaluasi guna memastikan struktur pondasi berjalan sesuai aturan teknis:

  • ​Struktur Pondasi: Pekerjaan mengacu pada standar gambar baku dengan pasangan batu kosong (anstamping) 20 cm (batu dan pasir), dilanjutkan pasangan batu gunung setinggi 20 cm di atas tanah, dengan lebar trapesium 70 cm (bawah) hingga 30 cm (atas).
    • ​Penyesuaian Ukuran Bangunan: Bangunan dikembangkan dari panjang prototype awal 6 meter menjadi 6,8 meter agar seragam dengan gedung kelas lama.
  • Langkah ini ditempuh melalui skema Contract Change Order (CCO) tanpa menambah biaya baru, melainkan mengalihkan efisiensi dinding/pondasi penyekat yang disatukan (kopel).

​Tegaskan Besi Wajib 12 mm, Dilarang Pakai Besi 8 mm

​Di tempat terpisah, tim konsultan pengawas lainnya, Yohanes, memberikan penegasan keras melalui sambungan telepon guna meluruskan simpang siur isu pembesian di lapangan.

Baca Juga:  Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:

​”Setibanya tim melakukan kroscek di lokasi, pembesian yang dimaksud itu sebenarnya belum dipasang.

Kami tegaskan dan pastikan, besinya tidak boleh menggunakan besi 8 mm, harus wajib menggunakan besi 12 mm dan begelnya besi 6 mm! Begitu juga dengan kedalaman galian pondasi, harus sesuai standar gambar teknis,” tegas Yohanes secara tajam.

​Langkah responsif dari tim konsultan pengawas ini mempertegas komitmen pengawasan agar pengerjaan fisik di TK Masyitoh Tambakreja tidak menyimpang dari dokumen perencanaan.

Pihak konsultan juga menyambut baik peran kontrol sosial insan pers dalam mengawal alokasi dana negara agar tepat guna dan tepat mutu.(Sas,tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB