Dugaan Pondasi Tanpa Galian pada Program OPLAH di Desa Pangawaren Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap 1/8/2026 – Pekerjaan Program Optimasi Lahan (OPLAH) Non Rawa di Desa Pangawaren, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, menjadi sorotan setelah hasil investigasi lapangan yang dilakukan awak Media Cahaya Nusantara pada Kamis, 30 Juli 2026, menemukan dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan konstruksi.

Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, pasangan pondasi pada bangunan tersebut diduga tidak diawali dengan pekerjaan galian pondasi sebagaimana lazimnya metode pelaksanaan konstruksi. Apabila dugaan tersebut benar, kondisi itu berpotensi memengaruhi kekuatan dan stabilitas bangunan dalam jangka panjang.

Temuan tersebut diperoleh dari hasil observasi visual di lapangan. Untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan kontrak, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara teknis, pekerjaan pondasi pada umumnya diawali dengan penggalian sesuai dimensi yang telah ditentukan dalam dokumen perencanaan. Tahapan tersebut bertujuan memperoleh daya dukung tanah yang memadai sehingga pondasi mampu menahan beban bangunan secara optimal.

Apabila dalam pelaksanaannya terbukti tidak mengikuti spesifikasi teknis, maka pekerjaan tersebut berpotensi bertentangan dengan ketentuan kontrak pekerjaan pemerintah serta prinsip mutu konstruksi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di bidang jasa konstruksi dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Media akan berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, serta instansi terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang. Apabila terdapat penjelasan atau sanggahan dari pihak-pihak tersebut, Media Cahaya Nusantara siap memuatnya sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(Asep,sujana)

Baca Juga:  Pencurian Janur dan Fenomena Kelapa Muda Ancam Industri Kopra di Patimuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB