Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, PM-AAS Dorong Pengendalian Hama Padi Sejak Dini

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 31 Juli 2026 – Pengendalian hama dan penyakit sejak awal pertanaman menjadi salah satu kunci utama keberhasilan budidaya padi nasional. Melalui program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS), para petani kini didorong untuk mengadopsi pendekatan terintegrasi guna memastikan produktivitas lahan tetap berada pada performa maksimal.

Pendekatan PM-AAS menekankan pentingnya tiga langkah strategis dalam mengamankan pertanaman:

Monitoring Rutin: Pemantauan kondisi lahan secara berkala untuk mendeteksi potensi ancaman secara dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendalian Hama Terpadu (PHT): Penerapan metode pengendalian ramah lingkungan dan terukur guna menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.
Pemanfaatan Teknologi Modern:

Penggunaan inovasi dan teknologi terkini untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit secara cepat, presisi, dan efektif.

Langkah preventif yang terstruktur ini terbukti meminimalkan risiko gagal panen sekaligus mengoptimalkan potensi hasil produksi di tingkat petani.

“Dengan penerapan PM-AAS, produktivitas padi dapat terus ditingkatkan, hasil panen lebih optimal, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.”

Melalui optimalisasi sistem pertanian berbasis teknologi modern ini, pemerintah bersama para pemangku kepentingan optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan beras nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh pelosok negeri.(Sastri)

Baca Juga:  Pencurian Janur dan Fenomena Kelapa Muda Ancam Industri Kopra di Patimuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB