Kelompok Tani Di Patimuan Gempur Hama Wereng Dengan Penyemprotan Masal

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP 15/7/2026– Kelompok Tani Harapan Mulya Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menggelar penyemprotan massal untuk membasmi hama wereng yang menyerang tanaman padi. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026 di lahan pertanian Desa Rawaapu.

Penyemprotan ini diikuti sekitar 20 anggota kelompok tani. Kegiatan juga dihadiri Kepala Desa Rawaapu Bambang Wiantoro dan penyuluh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Patimuan.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Nufarm Indonesia yang memberikan dukungan sarana dan edukasi terkait pengendalian hama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Kelompok Tani Harapan Mulya Desa Rawaapu, Suryana mengatakan, serangan hama wereng cukup meresahkan petani. “Kami berharap dengan penyemprotan ini hama wereng bisa segera dibasmi sehingga tidak menghambat pertumbuhan padi dan hasil pertanian bisa melimpah,” ujarnya.

Pihak BPP Kecamatan Patimuan mengapresiasi inisiatif kelompok tani. Petani diimbau terus melakukan pemantauan dan pengendalian hama secara rutin agar serangan tidak meluas.

Diharapkan melalui kegiatan ini, produktivitas padi di Desa Rawaapu dapat terjaga dan kesejahteraan petani meningkat.

Siswanto

Baca Juga:  Manfaatkan Musim Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Pacu Produksi Getah Pinus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3
Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026
Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS
Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:
Pers Kawal Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Mulyasari, Kades Buka Suara
Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Proyek Irigasi P3-TGAI di Kamulyan Mencuat,
Sidak Lapangan Proyek Optimasi Lahan di Patimuan,
Diduga Pakai Batu Bekas, Proyek Irigasi P3-TGAI Senilai Rp 195 Juta di Cipari Menuai Sorotan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:59 WIB

Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:31 WIB

Tingkatkan Infrastruktur Ekonomi, Desa Sidamukti dan Cimrutu Gelar Musyawarah Antar Desa Program PISEW 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:17 WIB

Sambut 149 Siswa Baru, SMP Sultan Agung Kawunganten Sukses Tutup “MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:50 WIB

Anggaran Hampir Setengah Miliar, Proyek Optimasi Lahan di Kedungreja Diduga Abaikan K3:

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:03 WIB

Pers Kawal Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Irigasi P3-TGAI Desa Mulyasari, Kades Buka Suara

Berita Terbaru