Warung Kelontong di Jatimekar Dibobol Maling Saat Pemilik Terlelap, Gas LPG hingga Kerupuk Raib

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI 20/7/2026– Aksi kriminalitas yang menyasar tempat usaha warga kembali terjadi.Sebuah warung kelontong milik Pak Ruwito yang berlokasi di Jalan Nangka, RT 004/RW 0012, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, disatroni kawanan pencuri pada Senin (20/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pelaku disinyalir kuat memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi dan kondisi bangunan yang sedang tidak berpenghuni.

Saat ditemui oleh awak media di lokasi kejadian, Pak Ruwito menjelaskan bahwa warung kelontong tersebut posisinya terpisah dari rumah tempat tinggalnya. Akibatnya, setiap malam hari bangunan toko tersebut memang dikosongkan tanpa ada yang menjaga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk membongkar warung, tepat di saat pemiliknya sedang tertidur lelap di kediaman pribadinya.

Kepada jurnalis, Pak Ruwito membeberkan sejumlah kerugian materiil yang dialaminya akibat ulah pelaku.

Sejumlah barang dagangan bernilai jual diketahui raib dari tempatnya, termasuk 2 buah tabung gas melon (LPG 3 kg), persediaan roti siap konsumsi, hingga stok dagangan kerupuk miliknya.
“Warung ini memang terpisah dari rumah. Jadi kalau malam hari, kondisinya kosong karena tidak ada yang menunggui.

Posisi saya sendiri sedang terlelap tidur di rumah, sehingga baru menyadari kejadian ini pada pagi harinya,” ungkap Pak Ruwito saat memberikan keterangan tertulis kepada awak media.

Insiden pencurian yang terjadi pada jam rawan ini menjadi alarm keras bagi warga di lingkungan RT 004/RW 0012 Jatimekar.

Peristiwa tersebut diharapkan dapat memicu penguatan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), terutama untuk mengawasi area pertokoan dan tempat usaha yang ditinggal kosong oleh pemiliknya pada malam hari guna mengantisipasi terjadinya kasus serupa.(Rohman)

Baca Juga:  Konsultan Proyek Oplah Kedungreja Pastikan Pekerja Kini Patuhi Standar K3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK
Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja
BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling
Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP
Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak
Abrasi Sungai Cileueur Ancam Permukiman, Warga Margayasa Ciamis
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU Tersangka FA, 6 Orang Lainnya Bakal Dipanggil Ulang
Pemerintah Akselerasi Swasembada Susu Nasional Melalui Pembangunan Peternakan Sapi Perah Modern di Brebes
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:44 WIB

PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:53 WIB

Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:46 WIB

BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:44 WIB

Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:29 WIB

Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak

Berita Terbaru