PATIMUAN, 14 Agustus 2026 – SD Kristen Patimuan sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Kamis Jumat (PERKAJUM) yang berlangsung pada 13–14 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Gudep SD Kristen Patimuan.
Mengusung nilai utama Beriman, Berilmu, dan Berkarakter, kegiatan Gerakan Pramuka ini dirancang untuk membina disiplin, kemandirian, serta spiritualitas peserta didik sejak dini.
Rangkaian kegiatan diawali pada Kamis (13/8) pagi dengan pembukaan resmi dan rapat koordinasi tim pembina, dilanjutkan pembekalan materi serta evaluasi program pembelajaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memasuki siang hingga sore hari, para siswa diajak mengasah kreativitas dan kerja sama tim melalui ice breaking, gim edukatif, serta sesi perenungan spiritual.
Asah Ketangkasan di 5 Pos Penjelajahan
Sebagai inti dari kegiatan outbound, para peserta dengan bimbingan Dewan Penggalang (SMP) dan didampingi para tim pelatih menjelajahi 5 pos edukatif yang tersebar di beberapa titik strategis:
Pos 1 (Pemberangkatan & Semapur) – Lokasi:
Sekolah
Pendamping:
Bu Widya & Bu Irma
Pos 2 (Ketangkasan) – Lokasi:
Area Gereja
Pendamping:
Bu Uut & Pak Samuel
Pos 3 (Pionering) – Lokasi: Area Bu Diana
Pendamping:
Pak Renggo & Bu Layla
Pos 4 (Ketaqwaan) – Lokasi: Area Bu Karti
Pendamping:
Pak Samuel & Pak Bagus
Pos 5 (Pengetahuan Umum) – Lokasi:
Area TK
Pendamping:
Bu Hermi & Bu Christyn
Puncak Api Unggun dan Penutupan
Suasana keakraban berpuncak pada Kamis malam (20.00–22.00 WIB) melalui tradisi Upacara Api Unggun.

Acara ini menjadi simbol penutup aktivitas malam yang penuh kehangatan dan kebersamaan antar sesama siswa dan pendamping.
Rangkaian PERKAJUM resmi berakhir pada Jumat (14/8) pagi yang diawali dengan senam kesegaran jasmani bersama pimpinan Pak Bagus dan Pak Wilhan, lalu ditutup secara khidmat melalui Upacara Penutupan.
Kelancaran seluruh rangkaian upacara dikawal langsung oleh tim pendamping (Bu Widya, Bu Uut, Bu Layla, Pak Renggo, Bu Diana, Bu Christyn, Pak Chandra, dan Pak Wilhan).
Landasan firman Tuhan dari Mazmur 32:8—”Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kamu tempuh; Aku hendak menasihati engkau dengan pandangan-Ku”—menjadi fondasi utama penyelenggaraan acara ini, dengan harapan para siswa tumbuh menjadi pribadi yang taat beriman, kritis berilmu, serta bertanggung jawab dalam bermasyarakat.(Redaksi)












