Cilacap26/7/2026-Media Cahaya Nusantara – Ketua Kelompok Tani P3A Rahayu, Uteng (Teteng), menyampaikan kepada Media Cahaya Nusantara bahwa pada pekerjaan Program Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH) di Dusun Tameng, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, telah dilakukan perubahan pada pekerjaan.
Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana penerapan perubahan tersebut di lapangan, khususnya terkait elevasi dan kemiringan dasar saluran. Kemiringan saluran merupakan aspek penting agar air dapat mengalir dengan baik menuju lahan pertanian. Apabila kemiringan tidak sesuai dengan perencanaan teknis, dikhawatirkan aliran air menjadi tidak lancar, bahkan dapat menimbulkan genangan pada saluran.
Sebelumnya, Ketua Kelompok menyampaikan bahwa spesifikasi pekerjaan meliputi ketebalan lantai 20 sentimeter, tinggi 50 sentimeter, lebar bagian atas (top) kanan dan kiri masing-masing 30 sentimeter, serta lebar lantai 40 sentimeter. Namun, berdasarkan hasil pengukuran tim Media Cahaya Nusantara di lapangan, diduga ketebalan lantai pada salah satu titik sekitar 6 sentimeter. Temuan tersebut masih memerlukan verifikasi dari instansi teknis yang berwenang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila benar telah dilakukan perubahan konstruksi, maka perubahan tersebut perlu dipastikan tetap memenuhi spesifikasi teknis, termasuk menjaga elevasi dan kemiringan saluran agar fungsi irigasi tidak terganggu. Bila hasil pemeriksaan teknis nantinya menunjukkan pekerjaan tidak memenuhi spesifikasi, maka perbaikan dapat saja diperlukan sesuai rekomendasi instansi yang berwenang. Keputusan mengenai apakah seluruh lantai harus dibongkar atau diperbaiki merupakan kewenangan pihak teknis setelah dilakukan pemeriksaan.
Media Cahaya Nusantara membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Ketua Kelompok Tani P3A Rahayu, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, maupun pihak terkait lainnya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Panji.)








