Kasat Polairud Polres Pangandaran Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem Berdasarkan Informasi BMKG

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN – Menindaklanjuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan curah hujan pada periode 26 Juli hingga 1 Agustus 2026, Kasat Polairud Polres Pangandaran, AKP M. Anang Trie Sodikin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca, khususnya di wilayah perairan Pangandaran.

AKP M. Anang Trie Sodikin menyampaikan bahwa berdasarkan informasi BMKG, meskipun saat ini masih berada pada musim kemarau, terdapat aktivitas gelombang atmosfer yang berpotensi memicu peningkatan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan pada periode 26–28 Juli 2026.

Menyikapi kondisi tersebut, Satpolairud Polres Pangandaran mengimbau nelayan, wisatawan, pelaku usaha wisata bahari, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir agar selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut dan mengutamakan keselamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan, wisatawan, dan pelaku usaha wisata bahari, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Meskipun saat ini masih memasuki musim kemarau, informasi BMKG menunjukkan adanya potensi peningkatan hujan di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat. Selalu pantau informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum beraktivitas di laut, patuhi arahan petugas di lapangan, dan jangan memaksakan melaut apabila kondisi cuaca maupun gelombang dinilai tidak aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di perairan,” ujar AKP M. Anang Trie Sodikin.

Satpolairud Polres Pangandaran akan terus melakukan pemantauan kondisi perairan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah preventif guna meminimalkan risiko kecelakaan laut maupun dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Proyek IRPOM Desa Kutasari Disorot: Keterlambatan Molen Ancam Homogenitas

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB