MAJENANG – Perum Perhutani KPH Banyumas Barat mengintensifkan pengawalan capaian target produksi getah pinus bulan Agustus 2026 dengan menerjunkan tim langsung ke lokasi kerja di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majenang.
Langkah ini dilaksanakan atas perintah langsung Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut. Tim yang ditugaskan terdiri dari KSS Kemitraan, Kaswan, serta KSS Pengembangan Bisnis (Bangbis), Winasis, untuk mendampingi para petugas lapangan di wilayah setempat.
Pengawalan langsung di kawasan hutan ini berfokus pada dua agenda utama:
Penegakan SOP Penyadapan: Memastikan seluruh pekerjaan sadapan getah pinus yang berjalan di lapangan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembinaan Petak: Mengidentifikasi serta memberikan pembinaan dan pengawalan intensif pada petak-petak sadapan yang memerlukan penanganan khusus.
Administratur KPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk meringankan beban kerja jajaran di lapangan sekaligus menggenjot volume hasil sadapan.
“Langkah ini diharapkan mampu membantu teman-teman petugas di lapangan, mendongkrak perolehan produksi getah pinus, serta memastikan capaian Nota Penyerahan Sadapan (NPS) terpenuhi sesuai target,” tegas Hery.
Menutup arahannya, Hery memberikan suntikan semangat kepada seluruh jajaran agar terus menjaga kekompakan dan kesehatan dalam menjalankan tugas. Ia meyakini bahwa dengan kerja sama yang solid, KPH Banyumas Barat mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Divisi Regional Jawa Tengah.
Red












