Citumang Berbenah, Wajah Baru Destinasi Body Rafting Pangandaran Kian Memikat Wisatawan

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN25)7/2026 – Destinasi wisata alam Citumang di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, kembali menunjukkan pesonanya. Ikon wisata body rafting kebanggaan Pangandaran itu kini hadir dengan wajah baru yang lebih tertata, asri, dan ramah wisatawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan tanpa menghilangkan keaslian alam yang menjadi daya tarik utamanya.

Perubahan tersebut langsung menyambut setiap pengunjung sejak memasuki kawasan wisata. Sebuah papan ikonik bertuliskan “Welcome Citumang Body Rafting” berdiri megah di tengah rindangnya pepohonan, berpadu harmonis dengan panorama alam yang hijau dan udara yang sejuk. Penataan kawasan yang lebih rapi menciptakan kesan pertama yang nyaman sekaligus menjadi spot favorit wisatawan untuk mengabadikan momen sebelum memulai petualangan.

Pengelola Citumang, Edi Riadi, mengatakan pembenahan dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kenyamanan sekaligus menjaga keberlanjutan destinasi wisata alam tersebut.

“Perubahan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Namun yang paling penting, kami tetap menjaga kelestarian alam dan mempertahankan ciri khas Citumang sebagai wisata alam yang alami dan menyegarkan,” ujar Edi Riadi saat ditemui di kawasan Citumang, Sabtu (25/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Edi, seluruh proses penataan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Berbagai fasilitas diperbaiki dan ditata lebih baik tanpa mengubah karakter alami kawasan, sehingga wisatawan tetap dapat menikmati suasana hutan tropis yang masih terjaga.

Citumang telah lama menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Pangandaran. Wisata ini menawarkan pengalaman body rafting menyusuri aliran sungai alami sepanjang sekitar 1,5 kilometer dengan air yang jernih berwarna kehijauan. Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi sensasi berenang mengikuti arus sungai, meluncur di bebatuan, melintasi lorong gua alami, hingga menikmati air terjun kecil yang tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan.

Baca Juga:  Memperingati Usia ke-125, Desa Patimuan Gelar Syukuran

Tidak hanya menjadi surga bagi pencinta wisata petualangan, Citumang juga menjadi pilihan favorit wisata keluarga. Aliran sungai yang relatif aman, udara yang sejuk, serta lingkungan yang masih alami menjadikan destinasi ini nyaman dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pembenahan yang terus dilakukan diharapkan semakin memperkuat posisi Citumang sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat. Kehadiran area penyambutan yang lebih estetik menjadi simbol semangat baru pengelola dalam memberikan pengalaman terbaik bagi setiap wisatawan, sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata Pangandaran.

Berlokasi sekitar 15 kilometer dari kawasan Pantai Pangandaran, Citumang kini tidak hanya menawarkan petualangan menyusuri sungai, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati alam yang masih lestari dengan fasilitas yang semakin nyaman. Perpaduan keindahan panorama, wahana wisata yang aman, serta pelayanan yang terus ditingkatkan menjadikan Citumang sebagai destinasi yang layak masuk dalam daftar kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dengan wajah baru dan semangat baru, Citumang membuktikan bahwa inovasi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam. Pesona sungai yang jernih, hutan tropis yang rindang, dan suasana yang menenangkan tetap menjadi kekuatan utama destinasi ini, menjadikannya magnet wisata yang terus dirindukan para pelancong setiap kali berkunjung ke Pangandaran.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB