Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Perhutani Banyumas Barat dan Polsek Majenang Pasang Plang Imbauan

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

CILACAP — Memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat bergerak cepat meminimalisir risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Bekerja sama dengan Polsek Majenang, Perhutani menggelar aksi preventif melalui pemasangan plang larangan membakar hutan di sejumlah titik rawan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majenang.

Pemasangan plang imbauan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi langsung dari Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, kepada Asper BKPH Majenang, Aswin, sebagai langkah antisipasi dini terhadap bahaya Karhutla yang mayoritas dipicu oleh kelalaian manusia di sekitar kawasan hutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjaga Sumber Penghidupan Warga
Kawasan hutan BKPH Majenang memiliki nilai strategis yang sangat penting.

Selain menjadi aset operasional Perhutani, kawasan ini merupakan sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat sekitar, khususnya para mitra penyadap getah pinus/damar.

Bencana kebakaran tak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam perekonomian warga lokal secara langsung.

“Kerja sama erat antara Perhutani dan Polsek Majenang ini merupakan langkah nyata untuk menekan potensi bencana Karhutla.

Kawasan hutan ini adalah penopang ekonomi bersama—baik bagi Perhutani maupun warga penyadap. Menjaganya tetap aman dan amanah adalah tanggung jawab kita semua,” tegas manajemen KPH Banyumas Barat.

Masyarakat Sebagai Benteng Kelestarian Hutan
Melalui kegiatan ini, KPH Banyumas Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan jajaran stakeholder Forkopimcam Majenang.

Lebih dari sekadar edukasi hukum, pendekatan difokuskan pada pemupukan rasa saling percaya (trust building) antara petugas dan warga.

Diharapkan, kesadaran kolektif yang terbangun mampu mendorong masyarakat sekitar untuk tidak hanya mematuhi aturan, tetapi juga memposisikan diri sebagai benteng terdepan yang aktif menjaga hutan tetap lestari, aman, dan berkelanjutan dari ancaman Karhutla.(Red)

Baca Juga:  Sambut HUT ke-81 RI, Kecamatan Kedungreja Gelar Upacara Bendera Terpusat di Lapangan Kaliwungu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB