PURWOKERTO – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar rapat sosialisasi tenaga alih daya sekaligus Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta pembinaan karyawan.
Langkah strategis ini dilakukan guna memperkuat kinerja operasional serta mengatasi berbagai kendala teknis di wilayah kerja KPH Banyumas Barat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., dengan didampingi Wakil Administratur/KSKPH serta jajaran Kepala Seksi (Kasi). Kegiatan diikuti oleh seluruh Asisten Perhutani (Asper) dari segenap wilayah kerja KPH Banyumas Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pengarahannya, Administratur KPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, memberikan pesan dan penekanan khusus kepada para Asper yang mendapatkan tambahan personel tenaga alih daya agar mengoptimalkan peran tenaga baru tersebut secara terfokus.
“Penambahan tenaga alih daya ini harus dimanfaatkan secara maksimal dan terarah, sehingga hambatan serta kendala pekerjaan yang dihadapi jajaran di lapangan dapat teratasi dengan baik,” tegas Hery.
Selain itu, Hery menekankan pentingnya pembinaan bagi seluruh Asper BKPH untuk tetap konsisten menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Ia mengingatkan bahwa Asper merupakan “nakhoda” di masing-masing Satuan Kerja (Satker) yang memegang peran sentral dalam membawa KPH Banyumas Barat menjadi KPH Model.
Mengakhiri arahannya, Hery menitipkan pesan kepada segenap jajaran Satker untuk terus menjaga soliditas, etos kerja, dan optimisme dalam memenuhi target yang telah ditetapkan oleh manajemen.
“Tetap jaga kekompakan dan semangat kerja.
Bersama-sama kita pasti mampu mencapai target perusahaan. KPH Banyumas Barat Bersama Pasti Bisa, Divre Jateng Yang Terbaik, Hutan Lestari Jati Diri Perhutani,” pungkasnya.
Red












