Krisis Air Bersih Melanda Sejumlah Wilayah Cilacap, Kecamatan Kawunganten

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP16/8/2026 — Setiap kali musim kemarau tiba, bayang-bayang krisis air bersih selalu menjadi persoalan berulang bagi sebagian besar masyarakat Kabupaten Cilacap.

Salah satu wilayah yang paling merasakan dampaknya secara rutin adalah Kecamatan Kawunganten. Minggu, 16/08/2026.

Kondisi geografis berupa kawasan daratan yang cukup tinggi dan sulit dijangkau oleh jaringanpipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) membuat warga di daerah ini harus berjuang ekstra demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat musim kemarau panjang, sumur-sumur warga mulai mengering, memaksa mereka mengandalkan bantuan air bersih atau mencari sumber air alternatif yang jaraknya cukup jauh dari permukiman.

PR Besar bagi Pemerintah Daerah dan Provinsi

Situasi tahunan ini tentu saja menjadi pekerjaan rumah (PR) yang sangat mendesak dan membutuhkan perhatian serius, baik dari Pemerintah Kabupaten Cilacap maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kebutuhan akan air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus terpenuhi dalam situasi apa pun.

Oleh karena itu, penanganan darurat melalui droping air bersih saja dinilai belum cukup sebagai solusi jangka panjang.

Diperlukan langkah-langkah strategis yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat tidak lagi mengalami krisis air bersih setiap kali musim kemarau datang.

Solusi Jangka Panjang yang Diharapkan
Sejumlah pihak mendegarkan agar pemerintah segera merealisasikan program infrastruktur air bersih yang menjangkau wilayah-wilayah sulit air, seperti:

Perluasan Jaringan Pipa dan Booster Pompa: Mengoptimalkan teknologi pompa tekan atau sumur bor dalam (deep well) di titik-titik strategis yang tidak terjangkau gravitasi jaringan PDAM eksisting.

Pembangunan Embung dan Waduk Desa: Memaksimalkan penampungan air hujan atau aliran sungai saat musim penghujan untuk diolah dan disalurkan saat kemarau.
Sistem PAMSIMAS yang Diperkuat:

Baca Juga:  Prosedur Barcode BBM Dinilai Ruwet, Nelayan Pangandaran Datangi Dinas Kelautan

Mengoptimalkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di tingkat desa agar pengelolaannya lebih mandiri dan merata.

Masyarakat Kawunganten dan wilayah terdampak lainnya tentu berharap kehadiran pemerintah—baik daerah maupun provinsi—dapat segera dirasakan secara nyata, sehingga mimpi buruk kekurangan air bersih di musim kemarau dapat segera teratasi untuk selamanya.

(S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB