CILACAP — Memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat bergerak cepat meminimalisir risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Bekerja sama dengan Polsek Majenang, Perhutani menggelar aksi preventif melalui pemasangan plang larangan membakar hutan di sejumlah titik rawan wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Majenang.
Pemasangan plang imbauan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi langsung dari Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, kepada Asper BKPH Majenang, Aswin, sebagai langkah antisipasi dini terhadap bahaya Karhutla yang mayoritas dipicu oleh kelalaian manusia di sekitar kawasan hutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjaga Sumber Penghidupan Warga
Kawasan hutan BKPH Majenang memiliki nilai strategis yang sangat penting.
Selain menjadi aset operasional Perhutani, kawasan ini merupakan sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat sekitar, khususnya para mitra penyadap getah pinus/damar.
Bencana kebakaran tak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam perekonomian warga lokal secara langsung.
“Kerja sama erat antara Perhutani dan Polsek Majenang ini merupakan langkah nyata untuk menekan potensi bencana Karhutla.
Kawasan hutan ini adalah penopang ekonomi bersama—baik bagi Perhutani maupun warga penyadap. Menjaganya tetap aman dan amanah adalah tanggung jawab kita semua,” tegas manajemen KPH Banyumas Barat.
Masyarakat Sebagai Benteng Kelestarian Hutan
Melalui kegiatan ini, KPH Banyumas Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan jajaran stakeholder Forkopimcam Majenang.
Lebih dari sekadar edukasi hukum, pendekatan difokuskan pada pemupukan rasa saling percaya (trust building) antara petugas dan warga.
Diharapkan, kesadaran kolektif yang terbangun mampu mendorong masyarakat sekitar untuk tidak hanya mematuhi aturan, tetapi juga memposisikan diri sebagai benteng terdepan yang aktif menjaga hutan tetap lestari, aman, dan berkelanjutan dari ancaman Karhutla.(Red)












