Soroti Volume Pekerjaan Irigasi di Desa Bumireja, Warga Minta Transparansi Pelaksanaan Proyek APBD

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​CILACAP9/8/2026 – Pelaksanaan proyek pembangunan saluran irigasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap di Desa Bumireja, Kecamatan Kedungreja, mulai mendapat sorotan publik.

Masyarakat mempertanyakan kejelasan teknis serta mekanisme rincian volume bangunan proyek yang dibiayai menggunakan anggaran negara tersebut.

​Berdasarkan papan informasi di lokasi kegiatan, proyek bertajuk RPJIT Saluran Irigasi BTR 6 Kelompok Tani Budidaya ini bersumber dari dana APBD dengan nilai pekerjaan mencapai Rp123.603.000 (Seratus Dua Puluh Tiga Juta Enam Ratus Tiga Ribu Rupiah).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan dilaksanakan oleh pihak ketiga, yakni CV. Kayla Jaya, dengan masa kerja 60 hari terhitung sejak 14 Juli 2026 hingga 16 September 2026.

​Saat awak media mencoba mengonfirmasi keberadaan pengawas lapangan atau perwakilan resmi dari CV. Kayla Jaya di lokasi proyek, tidak ada pihak penanggung jawab yang dapat ditemui.

Salah seorang pekerja yang berada di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas maupun detail teknis pekerjaan.

​”Tidak tahu, saya baru dua hari ikut kerja di sini,” ujar salah satu pekerja saat ditanyai wartawan.

​Sesuai dengan prinsip transparansi anggaran, masyarakat menegaskan bahwa pengawasan terhadap kegiatan fisik di lapangan merupakan hak warga demi memastikan pengerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan.

​Hingga berita ini ditayangkan pada Minggu (09/08/2026), awak media masih terus berupaya meminta klarifikasi resmi dari pihak kontraktor pelaksana maupun dinas terkait.

Ruang konfirmasi dan hak jawab tetap terbuka seluas-luasnya demi keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas pembangunan daerah.(Sas)

Baca Juga:  Genjot Produksi Getah Pinus Agustus 2026, Perhutani Banyumas Barat Perketat Pengawalan Lapangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB