PANGANDARAN – Gempa Pangandaran hari ini berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Rabu (5/8/2026) malam. Guncangan yang terjadi sekitar pukul 21.55 WIB itu dirasakan di sejumlah daerah di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya hingga membuat warga berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat diminta tetap tenang.
Dalam pembaruan data, BMKG memperbarui lokasi episentrum menjadi berada pada koordinat 8,23 Lintang Selatan dan 107,89 Bujur Timur atau sekitar 89 kilometer barat daya Pangandaran dengan kedalaman 25 kilometer. Perubahan parameter tersebut merupakan hasil analisis lanjutan setelah data yang diterima semakin lengkap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepanikan sempat terjadi ketika warga bergegas keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta hanya mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG maupun instansi berwenang.
BMKG juga menjelaskan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan. Oleh karena itu, parameter seperti lokasi episentrum, kekuatan, maupun kedalaman gempa dapat berubah setelah proses analisis selesai dilakukan.
Masyarakat diimbau tetap waspada, namun tidak panik, serta selalu memperhatikan kondisi bangunan dan mengikuti arahan petugas apabila terjadi gempa susulan.
Sysfarras












