Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan di Pangandaran Meningkat, Penerimaan Daerah Sudah Tembus Rp12 Miliar Lebih

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN , 05 Agustus 2026 – Kesadaran masyarakat Kabupaten Pangandaran dalam membayar pajak kendaraan bermotor terus mengalami peningkatan. Hingga awal Agustus 2026, realisasi penerimaan dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai 56,35 persen dari target tahunan atau setara lebih dari Rp12 miliar.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat upaya Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pajak Daerah Lainnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Jumsa, mengungkapkan hingga 4 Agustus 2026 realisasi penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB telah mencapai 56,35 persen dari target sekitar Rp21,774 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, kepatuhan masyarakat Pangandaran dalam membayar pajak kendaraan cukup baik. Sampai 4 Agustus 2026, realisasi penerimaan sudah mencapai 56,35 persen dari target yang telah ditetapkan,” ujar Jumsa saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai strategi yang terus dilakukan Bapenda, mulai dari edukasi kepada masyarakat hingga penelusuran langsung terhadap kendaraan yang belum melakukan daftar ulang atau menunggak pajak.

Bapenda secara rutin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pajak kendaraan yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan daerah, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pelayanan publik.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali untuk kepentingan masyarakat, termasuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pangandaran,” katanya.

Selain sosialisasi, Bapenda juga mengoptimalkan pendataan kendaraan yang masuk kategori Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Petugas penelusur pajak diterjunkan ke seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran dengan sistem door to door untuk menyampaikan surat pemberitahuan kepada wajib pajak yang masih menunggak.

Baca Juga:  Dugaan Deviasi Spesifikasi Teknis Proyek OPJIT Tengger Jaya: Soroti Metode Pemadatan dan Metodologi Sub-base Saluran Irigasi

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya persuasif agar masyarakat segera memenuhi kewajiban pembayaran pajaknya tanpa harus menunggu tindakan penegakan hukum.

Di sisi lain, Bapenda bersama Bapenda Provinsi Jawa Barat melalui Samsat, kepolisian, dan instansi terkait juga secara berkala menggelar operasi gabungan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menertibkan administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak tepat waktu.

Jumsa optimistis tingkat kepatuhan masyarakat akan terus meningkat hingga akhir tahun sehingga target penerimaan sebesar Rp21,774 miliar dapat tercapai.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu. Kepatuhan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah karena hasil pajak akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB