Semarak HUT ke-81 RI Mulai Terasa, Pedagang Bendera Merah Putih Ramai Berjejer di Jalan Raya Cijulang–Pangandaran

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN, 05 Agustus 2026 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana semarak mulai terasa di Kabupaten Pangandaran. Sejumlah pedagang musiman yang menjual bendera Merah Putih dan berbagai atribut kemerdekaan mulai memadati bahu Jalan Raya Cijulang–Pangandaran, menawarkan aneka perlengkapan untuk menyambut perayaan 17 Agustus.

Deretan lapak sederhana yang dipenuhi bendera Merah Putih, umbul-umbul, backdrop bergambar Garuda Pancasila, hingga berbagai hiasan bernuansa merah putih menjadi pemandangan yang menarik perhatian para pengguna jalan. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa bulan kemerdekaan telah tiba sekaligus membawa harapan rezeki bagi para pedagang musiman.

Salah seorang pedagang, Dadang (43), mengatakan dirinya mulai membuka lapak sejak awal pekan ini. Menurutnya, berjualan lebih awal menjadi strategi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mulai mencari atribut kemerdekaan, baik untuk rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun lingkungan permukiman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sudah masuk bulan Agustus, permintaan bendera dan hiasan kemerdekaan pasti meningkat. Makanya saya mulai berjualan dari sekarang supaya masyarakat bisa memilih lebih leluasa,” ujarnya saat ditemui di lapaknya di Jalan Raya Cijulang–Pangandaran, Rabu (5/8/2026).

Berbagai ukuran bendera Merah Putih tersedia di lapaknya, mulai dari ukuran kecil hingga ukuran besar. Selain itu, ia juga menjual umbul-umbul, backdrop kain, dekorasi merah putih, serta berbagai aksesori yang biasa digunakan untuk menghias gapura, kantor, sekolah, maupun lingkungan perumahan.

Harga yang ditawarkan cukup beragam, disesuaikan dengan ukuran dan kualitas bahan. Bendera dijual mulai puluhan ribu rupiah, sedangkan umbul-umbul dan dekorasi berukuran besar dipasarkan hingga ratusan ribu rupiah.

Dadang mengungkapkan, pembeli mulai berdatangan meski belum memasuki puncak musim penjualan. Sebagian besar merupakan warga yang ingin mengganti bendera lama, sementara lainnya berasal dari sekolah, instansi pemerintah, pelaku usaha, hingga panitia peringatan HUT RI di tingkat desa.

Baca Juga:  Suparyono (Ardi Trefel) Komitmen Bawa Desa Sidamulya Jadi Desa Percontohan

Ia memperkirakan lonjakan pembeli akan terjadi sekitar satu minggu menjelang 17 Agustus. Pada periode tersebut, permintaan biasanya meningkat tajam karena masyarakat mulai memasang bendera dan menghias lingkungan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan.

“Biasanya yang paling ramai itu seminggu sebelum 17 Agustus. Banyak yang membeli dalam jumlah banyak untuk dipasang di lingkungan, kantor, atau tempat usaha. Mudah-mudahan tahun ini penjualannya lebih bagus dibanding tahun lalu,” katanya.

Bagi para pedagang musiman, momen peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Dalam waktu yang relatif singkat, mereka berharap penjualan atribut kemerdekaan mampu memberikan hasil yang lebih baik.

Sementara itu, semakin banyaknya bendera Merah Putih yang berkibar di sepanjang Jalan Raya Cijulang–Pangandaran menjadi simbol tumbuhnya semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Berbagai desa, sekolah, instansi, hingga komunitas mulai bersiap menyelenggarakan kerja bakti, menghias lingkungan, dan menggelar beragam perlombaan khas Agustusan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB