Baru Selesai 5 Hari, Saluran Irigasi P3A bangun karya di Desa Ciporos Cilacap di sorot

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP 31/7/2026 — Pekerjaan pembangunan saluran irigasi Program Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) bangun karya, APBN Tahun Anggaran 2026 di Dusun Ciporos, Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, mendadak disorot.

Bangunan yang diperkirakan baru selesai sekitar lima hari lalu tersebut sudah mengalami retak-retak di sejumlah titik.

Berdasarkan investigasi tim Cahaya Nusantara di lokasi pada Kamis (30/7/2026), retakan fisik terlihat jelas pada bagian lantai hingga struktur bagian atas (top) saluran irigasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi bangunan yang retak di usia dini ini memicu indikasi masalah teknis dalam proses pengerjaan. Secara standar konstruksi, retakan fisik seperti ini umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor:
Mutu material yang berada di bawah standar spesifikasi.

Komposisi campuran semen dan beton yang tidak presisi.

Proses Pengerjaan dan pengeringan beton yang tidak sesuai petunjuk teknis.

Belum Ada Klarifikasi Penanggung Jawab
Saat tim media berupaya mengonfirmasi temuan tersebut di lokasi, Ketua Kelompok P3A selaku penanggung jawab kegiatan tidak berada di tempat sehingga belum memberikan keterangan resmi.

Karena proyek ini dibiayai oleh uang negara melalui APBN 2026, seluruh proses pengerjaannya terikat pada spesifikasi teknis dan akuntabilitas anggaran.

Jika hasil inspeksi instansi berwenang menemukan adanya manipulasi spesifikasi atau indikasi kerugian keuangan negara, pihak terkait dapat dikenakan sanksi evaluasi hingga proses hukum sesuai UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Tim media Cahaya Nusantara masih terus berupaya meminta klarifikasi dari Ketua Kelompok P3A bangun karya maupun dinas teknis terkait demi menjaga keberimbangan berita (cover both sides).

Di sisi lain, warga berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi sebelum kerusakan pada saluran irigasi bertambah parah.(Tim,red)

Baca Juga:  Semarak Malam Resepsi HUT RI ke-81 Dusun Patimuan: Mengukuh Kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid
Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB