BANYUMAS – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat semakin memperketat langkah-langkah pencegahan guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Gangguan Keamanan Hutan (GukamHut) di wilayah kerjanya.
Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, memberikan instruksi langsung kepada jajaran lapangan, khususnya melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Sidareja, Sukirto, untuk mengoptimalkan pemantauan dan siaga penuh selama 1 \times 24 jam di kawasan hutan yang menjadi tanggung jawabnya.
Instruksi ini menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui patroli rutin dan deteksi dini guna memastikan kawasan hutan tetap aman dari risiko kebakaran maupun tindakan yang berpotensi merusak kelestarian lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen dan Langkah Strategis Lapangan
Langkah-langkah preventif yang dimaksimalkan oleh jajaran KPH Banyumas Barat mencakup:
Patroli Rutin Nonstop (1 \times 24 Jam): Pengawasan berkala secara intensif untuk memantau titik-titik rawan kebakaran dan cegah dini potensi gangguan keamanan hutan.
Perlindungan Ekosistem Terpadu: Pengamanan difokuskan pada penanganan ancaman fisik hutan, baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun aktivitas ilegal.
Penguatan Sinergi Internal: Meningkatkan koordinasi cepat antara tingkatan BKPH hingga Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan terdepan agar tindakan korektif dapat dilakukan dengan cepat.
Upaya ini menjadi cerminan dedikasi seluruh jajaran Rimbawan di lingkungan KPH Banyumas Barat dalam menjaga keamanan kawasan serta kelestarian ekosistem hutan sebagai bagian dari aset vital negara.
“Tetap semangat untuk semua Rimbawan KPH Banyumas Barat. Hutan Lestari, Harga Diri Perhutani — Hutan Lestari, Benteng NKRI!”(Red)








