Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 25/9/2026 Please Minus Hukum dibalik curat marutnya abu abu peraturan yang tumpang tindih dirasakan masyarakat Indonesia selama ini namun dibaliknya itu kita disuguhkan berbagai peristiwa penangkapan pejabat yang OTT baik menteri gubernur bupati unsur SKPD tingkat Provinsi Kota Kabupaten bahkan pusat ini membuat rakyat Indonesia menganggap Valens atau berimbang sedikit dalam arti kata Hukum itu sedikit tumbuh taring umpa anak buata mulai remaja tumbuh taring semoga ini berkelanjutan kedepannnya baik dikepemimpinan negara sekarang maupun yang mendatang Aamiin “, ujar Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar hukum internasional, ekonomi menanggapi kegaduhan suhu politik belakangan ini dinegara NKRI tercinta kita menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung jakarta 23/9/2026 via telpon selulernya.

Sangat Tragis sudah banyak nama nama pejabat penting masuk daftar mengenakan baju orange di era kepimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Mungkin ini baru sedikit yang diungkap sebagai soft terapi bagi banyak pihak yang berani melakukan perbuatan melawan hukum. Padahal bisa jadi masih banyak lagi nama nama lainnya yang akan ikut menggunakan baju orange pemberian KPK. Hal ini menjadi perhatian Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sebagai guru besar hukum international.

Peristiwa Penting Baju Orange di kenakan banyak pejabat daerah, siapa saja :

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maidi, Wali Kota Madiun

Sudewo, Bupati Pati

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan

Muhammad Fikri Tobari, Bupati Rejang Lebong

Syamsul Auliya Rahman, Bupati Cilacap

Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung

Edison, Bupati Muara Enim

Suhardiman Amby, Bupati Kuantan Singingi

Syah Afandin, Bupati Langkat

Baca Juga:  12 Tahun Kemitraan, JAMDATUN dan PT ASABRI Lanjutkan Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Datun

Etik Suharyani, Bupati Sukoharjo

Abdul Aziz, Bupati Kolaka Timur

Abdul Wahid, Gubernur Riau

Sugiri Sancoko, Bupati Ponorogo

Ardito Wjaya, Bupati Lampung

Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi

Ahmad Zaini, Bupati Lombok

(Bisa terus bertambah nama nama baru..)

Peristiwa Penting Baju Orange di kenakan Anggota Kabinet tahun 2025 dan 2026

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

Wamen Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias

Noel Ebenezer

(Bisa terus bertambah nama nama baru..)

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media bahwa tidak ada siapapun yang merasa tidak bisa tersentuh jeratan hukum atau merasa kebal hukum. Mungkin bila pada masa lalu menjadi pejabat yang duduk dikursi basah bisa lepas dari bidik hukum tetapi saat ini tidak akan bisa.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta Presiden RI besarkan anggaran untuk KPK agar semakin banyak menyiapkan baju orange dan ruang tahanan para bandit koruptor. Bila perlu disiapkan juga pemakaman khusus KORUPTOR.

Tidak perlu berbelas kasihan kepada koruptor. Silahkan siapkan penjara baru yang paling menyeramkan ditengah pulau dekat laut jakarta agar selalu kamera dari rakyat bisa memantau siang malam. Sehingga tidak ada helikoter pribadi yang bisa jadi taksi antar jemput para tahanan koruptor jajan atau makan siang di hotel mewah di luar penjara.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass Ketua Umum YPP BRIGIP.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Penyidik JAM PIDSUS Sita Barang Bukti Perkara Perkebunan PT PSMI
Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar 
12 Tahun Kemitraan, JAMDATUN dan PT ASABRI Lanjutkan Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Datun
Usut Dugaan Korupsi Kawasan Hutan PT PSMI di Lampung, Tim Penyidik JAM PIDSUS Ambil Alih Penanganan Perkara
Berawal dari Transaksi COD, Polda Jateng Ungkap Kasus Pembuat dan Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi*
Lindungi Hak Masyarakat, Polda Jateng Ungkap 3 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Dengan Beragam Modus*
Usut Korupsi Tambang PT QSS, Kejaksaan Agung Menyita Aset Rp338,3 Miliar di Kalimantan Barat
*2 Bulan Kasus Jalan di Tempat, Warga Ambal Minta Kapolres Kebumen Turun Tangan Tangani Dugaan Pencabulan Anak*
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:15 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan

Jumat, 18 September 2026 - 13:01 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Sita Barang Bukti Perkara Perkebunan PT PSMI

Rabu, 16 September 2026 - 23:29 WIB

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar 

Selasa, 8 September 2026 - 07:06 WIB

12 Tahun Kemitraan, JAMDATUN dan PT ASABRI Lanjutkan Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Datun

Selasa, 8 September 2026 - 06:58 WIB

Usut Dugaan Korupsi Kawasan Hutan PT PSMI di Lampung, Tim Penyidik JAM PIDSUS Ambil Alih Penanganan Perkara

Berita Terbaru