Proyek Renovasi Gedung SMPN 4 Banjit Soroti Masalah Transparansi: Pengerjaan Berjalan Tanpa Papan Informasi

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN, LAMPUNG  4/9/2026— Pengerjaan perbaikan dan renovasi gedung di SMP Negeri 4 Banjit, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung, menuai sorotan. Pasalnya, proyek pengerjaan fisik yang tengah berlangsung tersebut tidak melengkapi area lokasi dengan papan nama atau plang informasi kegiatan.

Berdasarkan pemantauan dan dokumentasi di lapangan pada Jumat (04/09/2026), kegiatan rehabilitasi yang difokuskan pada penggantian struktur atap menggunakan baja ringan di ruang kelas tampak sedang aktif dikerjakan. Namun, tidak ditemukannya papan plang proyek di sekitar area sekolah membuat detail seperti nilai anggaran, sumber dana, masa pelaksanaan, hingga kontraktor pelaksana menjadi tidak terinformasikan kepada publik.

Pemasangan papan transparansi proyek merupakan bentuk keterbukaan informasi publik dan kepatuhan terhadap aturan tata kelola anggaran negara/daerah. Kehadirannya penting agar masyarakat, wali murid, dan pihak terkait dapat turut serta mengawasi kualitas serta ketepatan pengerjaan fasilitas pendidikan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin Temuan Lapangan:

Lokasi Kegiatan: SMP Negeri 4 Banjit, Kampung Sumber Baru, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Jenis Pengerjaan: Renovasi atap gedung sekolah (pemasangan rangka baja ringan).

Indikasi Pelanggaran Aturan Transparansi: Tidak adanya papan plang informasi proyek di area lokasi pengerjaan fisik.

Masyarakat meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Way Kanan serta pihak pelaksana kegiatan untuk segera memuat dan memasang papan informasi secara transparan demi menjamin akuntabilitas pembangunan fasilitas publik ini.

dan saat awak media mengkonfirmasi terhadap salah satu dewan guru mempertanyakan tentang papan informasi tersebut”kami tidak tahu pak itu urusan kepala sekolah”.menurut keterangan pekerja mengatakan yang ruang kelas 7a dan 7b cuma atapnya aja yang diganti rangka bajanya tidak karena masih layak pakai.

Baca Juga:  Darurat Kekerasan Anak di Pangandaran, DKBP3A Pasang Badan Tebar Perlindungan

Mukhlis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN
Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid
Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:13 WIB

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB