Saluran Irigasi Tersier Gunung Putri 2 Memprihatinkan, Petani Harap PSDA Provinsi Segera Turun Tangan

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIAMIS9/8/2026 – Kondisi saluran irigasi tersier di wilayah Gunung Putri 2, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, cukup memprihatinkan. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan pada 9 Agustus 2026, terlihat sejumlah bagian saluran mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan kebocoran.

Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat kelancaran suplai air menuju lahan persawahan, terlebih menjelang musim tanam. Jika tidak segera ditangani, kebocoran pada saluran dapat menyebabkan distribusi air tidak maksimal dan berpotensi merugikan para petani.

Para petani berharap PSDA Provinsi Jawa Barat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus mengambil langkah perbaikan terhadap saluran yang mengalami kerusakan.
“Kami berharap sebelum musim tanam saluran ini sudah diperbaiki. Jangan sampai ketika petani membutuhkan air, justru banyak yang terbuang karena saluran bocor. Kami berharap PSDA Provinsi segera turun tangan demi kelancaran pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan,” ujar salah seorang petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut petani, keberadaan saluran irigasi yang baik sangat menentukan kelancaran pengairan sawah. Terlebih, kebutuhan air menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang keberhasilan musim tanam dan peningkatan hasil produksi pertanian.
Karena itu, petani meminta agar kondisi saluran tersier Gunung Putri 2 tidak dibiarkan berlarut-larut. Perbaikan sebelum musim tanam dinilai menjadi langkah penting agar distribusi air ke lahan persawahan dapat berjalan lancar dan merata.

Menurut keterangan yang di peroleh dari aparat desa Kertahayu bahwa saluran tersebut untuk menyuplai empat desa di antaranya desa:
Sukamukti, Sidaharja, sukajadi dan Kertahayu sementara air Tidak sampai ke sidaharja ujung.

Awak media Cahaya Nusantara akan terus memantau perkembangan kondisi saluran tersebut dan menunggu tindak lanjut dari pihak terkait, khususnya PSDA Provinsi Jawa Barat, demi kepentingan para petani dan mendukung program ketahanan pangan.( ASEP SUJANA

Baca Juga:  Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Surakarta, Residivis Diamankan dengan 8 Paket Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN
Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid
Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:13 WIB

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB