Citumang Pangandaran, Surga Wisata Alam dengan Air Jernih dan Sensasi Body Rafting

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN, 8/8/2026
— Pesona wisata alam Kabupaten Pangandaran seakan tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Salah satunya adalah Citumang, destinasi wisata air di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, yang menawarkan kejernihan sungai, kesejukan hutan, hingga sensasi menyusuri aliran sungai dengan aktivitas body rafting.

Berada di tengah kawasan yang masih asri, Citumang menghadirkan perpaduan antara petualangan dan ketenangan alam. Air sungainya yang hijau jernih mengalir di antara pepohonan, menciptakan suasana sejuk yang membuat wisatawan betah berlama-lama.

Salah satu bagian yang menjadi daya tarik Citumang adalah aliran sungai yang masuk ke dalam gua alami. Di lokasi tersebut, wisatawan dapat melihat formasi bebatuan yang terbentuk secara alami dan menjadi bagian dari keunikan kawasan wisata ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi alam yang masih terjaga membuat Citumang tidak hanya menarik bagi wisatawan yang ingin bermain air, tetapi juga bagi mereka yang mencari pengalaman wisata alam yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Body Rafting Jadi Aktivitas Favorit

Bagi wisatawan yang menyukai tantangan, body rafting menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak diminati di Citumang.

Dengan mengikuti jalur aliran sungai, wisatawan dapat merasakan sensasi menyusuri air sambil menikmati panorama hutan dan bebatuan alami yang berada di sepanjang perjalanan.

Supervisor kawasan wisata Citumang, Edi Riadi, mengatakan kawasan tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kelompok usia.

“Selain berenang, kami menyediakan terapi ikan, area Green Valley, dan kolam renang anak. Green Valley menjadi spot favorit, terutama bagi wisatawan asing karena airnya tenang dan suasananya sangat alami,” kata Edi, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, Green Valley menjadi salah satu kawasan yang memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana alami dengan aliran air yang relatif tenang.

Bisa Bertemu Lutung hingga Kera

Selain panorama alam, Citumang juga menyimpan kekayaan fauna yang menjadi bagian dari ekosistem kawasan tersebut.

Sejumlah satwa liar seperti ciung batu, titiran atau perkutut, lutung, hingga kera masih dapat dijumpai di sekitar kawasan wisata.

Edi mengatakan keberadaan lutung dan kera di Citumang cenderung masih sangat liar. Satwa-satwa tersebut biasanya lebih mudah terlihat ketika kondisi kawasan mulai sepi dari aktivitas wisatawan.

Baca Juga:  DPD For-WIN Lampung Selatan Ucapkan Selamat kepada 12 Pejabat JPTP

“Biasanya mereka muncul pada sore hari ketika pengunjung tidak terlalu ramai,” ujarnya.

Keberadaan satwa liar tersebut sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berwisata di kawasan alam yang masih relatif terjaga.

Wisatawan: Citumang Bikin Pikiran Lebih Tenang

Pesona Citumang juga mendapat respons positif dari wisatawan yang datang dari luar daerah.

Yati, wisatawan asal Cilacap, Jawa Tengah, mengaku menikmati suasana alami yang ditawarkan Citumang.

“Airnya jernih sekali dan suasananya benar-benar menenangkan. Rasanya seperti berada di tempat yang jauh dari keramaian. Kami bisa menikmati alam sambil bermain air tanpa merasa terganggu,” kata Yati.

Pengalaman serupa disampaikan Imam yang datang bersama rombongan keluarganya.

Menurutnya, Citumang memiliki karakter berbeda dibandingkan sejumlah destinasi wisata air lainnya, terutama karena perpaduan sungai, hutan, dan gua alami yang masih menjadi bagian dari jalur wisata.

“Keindahannya alami dan terjaga. Jalur sungainya unik, terutama yang masuk ke dalam gua. Ini pengalaman baru bagi saya dan keluarga,” ujarnya.

Keselamatan Wisatawan Tetap Diutamakan

Di balik daya tarik petualangan yang ditawarkan, pengelola Citumang tetap mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.

Terlebih bagi wisatawan yang mengikuti aktivitas body rafting, kepatuhan terhadap arahan pemandu menjadi hal penting untuk mengantisipasi risiko selama menyusuri aliran sungai.

Edi menegaskan seluruh wisatawan diimbau mematuhi ketentuan dan mengikuti instruksi pemandu selama melakukan aktivitas di kawasan sungai.

“Semua aturan harus dipatuhi demi keselamatan bersama, terutama saat mengikuti body rafting. Kami selalu mengimbau wisatawan mengikuti instruksi pemandu,” tegasnya.

Dengan perpaduan air sungai yang jernih, hutan yang masih hijau, gua alami, keberadaan satwa liar, serta pilihan aktivitas wisata seperti body rafting, Citumang menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam di Pangandaran.

Bagi pencinta wisata berbasis alam dan petualangan, Citumang bukan sekadar tempat bermain air, tetapi juga ruang untuk menikmati suasana alam Pangandaran yang masih asri dan menenangkan.

Sysfarras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB