PANGANDARAN, 8/8/2026
— Pesona wisata alam Kabupaten Pangandaran seakan tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Salah satunya adalah Citumang, destinasi wisata air di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, yang menawarkan kejernihan sungai, kesejukan hutan, hingga sensasi menyusuri aliran sungai dengan aktivitas body rafting.
Berada di tengah kawasan yang masih asri, Citumang menghadirkan perpaduan antara petualangan dan ketenangan alam. Air sungainya yang hijau jernih mengalir di antara pepohonan, menciptakan suasana sejuk yang membuat wisatawan betah berlama-lama.
Salah satu bagian yang menjadi daya tarik Citumang adalah aliran sungai yang masuk ke dalam gua alami. Di lokasi tersebut, wisatawan dapat melihat formasi bebatuan yang terbentuk secara alami dan menjadi bagian dari keunikan kawasan wisata ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi alam yang masih terjaga membuat Citumang tidak hanya menarik bagi wisatawan yang ingin bermain air, tetapi juga bagi mereka yang mencari pengalaman wisata alam yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Body Rafting Jadi Aktivitas Favorit
Bagi wisatawan yang menyukai tantangan, body rafting menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak diminati di Citumang.
Dengan mengikuti jalur aliran sungai, wisatawan dapat merasakan sensasi menyusuri air sambil menikmati panorama hutan dan bebatuan alami yang berada di sepanjang perjalanan.
Supervisor kawasan wisata Citumang, Edi Riadi, mengatakan kawasan tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kelompok usia.
“Selain berenang, kami menyediakan terapi ikan, area Green Valley, dan kolam renang anak. Green Valley menjadi spot favorit, terutama bagi wisatawan asing karena airnya tenang dan suasananya sangat alami,” kata Edi, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, Green Valley menjadi salah satu kawasan yang memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana alami dengan aliran air yang relatif tenang.
Bisa Bertemu Lutung hingga Kera
Selain panorama alam, Citumang juga menyimpan kekayaan fauna yang menjadi bagian dari ekosistem kawasan tersebut.
Sejumlah satwa liar seperti ciung batu, titiran atau perkutut, lutung, hingga kera masih dapat dijumpai di sekitar kawasan wisata.
Edi mengatakan keberadaan lutung dan kera di Citumang cenderung masih sangat liar. Satwa-satwa tersebut biasanya lebih mudah terlihat ketika kondisi kawasan mulai sepi dari aktivitas wisatawan.
“Biasanya mereka muncul pada sore hari ketika pengunjung tidak terlalu ramai,” ujarnya.
Keberadaan satwa liar tersebut sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berwisata di kawasan alam yang masih relatif terjaga.
Wisatawan: Citumang Bikin Pikiran Lebih Tenang
Pesona Citumang juga mendapat respons positif dari wisatawan yang datang dari luar daerah.
Yati, wisatawan asal Cilacap, Jawa Tengah, mengaku menikmati suasana alami yang ditawarkan Citumang.
“Airnya jernih sekali dan suasananya benar-benar menenangkan. Rasanya seperti berada di tempat yang jauh dari keramaian. Kami bisa menikmati alam sambil bermain air tanpa merasa terganggu,” kata Yati.
Pengalaman serupa disampaikan Imam yang datang bersama rombongan keluarganya.
Menurutnya, Citumang memiliki karakter berbeda dibandingkan sejumlah destinasi wisata air lainnya, terutama karena perpaduan sungai, hutan, dan gua alami yang masih menjadi bagian dari jalur wisata.
“Keindahannya alami dan terjaga. Jalur sungainya unik, terutama yang masuk ke dalam gua. Ini pengalaman baru bagi saya dan keluarga,” ujarnya.
Keselamatan Wisatawan Tetap Diutamakan
Di balik daya tarik petualangan yang ditawarkan, pengelola Citumang tetap mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.
Terlebih bagi wisatawan yang mengikuti aktivitas body rafting, kepatuhan terhadap arahan pemandu menjadi hal penting untuk mengantisipasi risiko selama menyusuri aliran sungai.
Edi menegaskan seluruh wisatawan diimbau mematuhi ketentuan dan mengikuti instruksi pemandu selama melakukan aktivitas di kawasan sungai.
“Semua aturan harus dipatuhi demi keselamatan bersama, terutama saat mengikuti body rafting. Kami selalu mengimbau wisatawan mengikuti instruksi pemandu,” tegasnya.
Dengan perpaduan air sungai yang jernih, hutan yang masih hijau, gua alami, keberadaan satwa liar, serta pilihan aktivitas wisata seperti body rafting, Citumang menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata alam di Pangandaran.
Bagi pencinta wisata berbasis alam dan petualangan, Citumang bukan sekadar tempat bermain air, tetapi juga ruang untuk menikmati suasana alam Pangandaran yang masih asri dan menenangkan.
Sysfarras












