Pangandaran8/8/2026– Pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi tersier Program Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH) di Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, hingga Jumat (7/8/2026) masih dalam tahap pengerjaan dan berjalan dengan lancar.
Berdasarkan hasil investigasi awak media di lapangan, pekerjaan menunjukkan progres yang baik. Saluran irigasi telah mulai terbentuk dengan pasangan beton yang tampak rapi. Program tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian, dengan nilai kontrak sebesar Rp92.000.000 dan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Tunas Mekar untuk melayani areal persawahan seluas kurang lebih 20 hektare.
Ketua Kelompok Tani Tunas Mekar, Kambul, mengatakan pihaknya terus mengutamakan kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi para petani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pekerjaan masih berlangsung. Kami berupaya mengerjakannya sebaik mungkin agar hasilnya berkualitas dan nantinya dapat memperlancar pengairan sawah masyarakat,” ujar Kambul.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Cibogo, Kurniadi, berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis dan tepat waktu. Dengan saluran irigasi yang lebih baik, distribusi air ke lahan pertanian akan lebih lancar sehingga dapat mendukung peningkatan hasil produksi dan kesejahteraan petani,” kata Kurniadi.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Kusmaya, yang menilai pembangunan jaringan irigasi tersier merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung program ketahanan pangan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan program OPLAH di Desa Cibogo yang melibatkan kelompok tani. Kami berharap pekerjaan diselesaikan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Infrastruktur irigasi yang baik akan mendukung kelancaran distribusi air sehingga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani dapat terus meningkat,” ujar Kusmaya.
Masyarakat menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan berharap pekerjaan dapat selesai sesuai target sehingga saluran irigasi segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian. Dengan dukungan pemerintah, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan seluruh pihak terkait, program OPLAH di Desa Cibogo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pangandaran.
Awak akan terus memantau perkembangan pekerjaan hingga selesai sebagai bentuk kontrol sosial serta penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.(Asep sujana)












