Antisipasi Karhutla Musim Kemarau 2026, KPH Banyumas Barat Gencar Pasang Papan Larangan

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS — Menghadapi potensi ancaman kebakaran pada musim kemarau tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat mengintensifkan langkah-langkah preventif.

Pencegahan dan antisipasi dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dipacu di seluruh wilayah kerja Satuan Kerja (Satker) lapangan.

Langkah tegas ini merujuk pada Surat Perintah Administratur KKPH Banyumas Barat Nomor 0465/058.4/BYB/2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam instruksi tersebut, Administratur KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, mendelegasikan wewenang operasional kepada Wakil Administratur (Waka Adm/KSKPH), Ari Kurniawan, guna memimpin langsung gerakan pencegahan Karhutla di lapangan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Ari Kurniawan memerintahkan seluruh jajaran jajaran Satker untuk bergerak masif.

Salah satu aksi cepat ditunjukkan oleh Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Barat yang langsung melancarkan pemasangan spanduk dan plang larangan pembakaran di lokasi strategis.

Pemasangan plang imbauan difokuskan pada area rawan seperti Resort Rawa Apu dan Resort Cikujang, tepatnya di kawasan Petak 2 dan Petak 5 tanaman Kayu Putih.

Kawasan ini mendapat perhatian khusus karena komoditas tanaman kayu putih yang tergolong sensitif dan rawan terbakar saat cuaca kering.

Waka Adm/KSKPH Ari Kurniawan menyampaikan bahwa Pemasangan spanduk larangan ini bukan sekadar formalitas visual, melainkan bagian dari strategi sosialisasi terpadu.

“Langkah ini diambil oleh KPH Banyumas Barat untuk meminimalisir gangguan kebakaran hutan dan lahan.

Kita mengedepankan pencegahan dini (early warning).

Selain media peringatan berupa plang dan spanduk di titik-titik rawan, kami juga menginstruksikan jajaran di lapangan untuk aktif menggelar sosialisasi terbuka secara langsung bersama masyarakat sekitar hutan serta para stakeholder terkait,” ujarnya.

Sinergi antara imbauan tertulis dan pendekatan humanis secara langsung (face-to-face) ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif.

Baca Juga:  Tekan Risiko Karhutla Kemarau 2026, Perhutani KPH Banyumas Barat Gelar Sosialisasi Bersama Forkopincam Karangpucung

Dengan demikian, masyarakat peduli hutan dapat saling menjaga dan meminimalisir risiko Karhutla sepanjang musim kemarau 2026.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK
Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja
BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling
Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP
Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak
Abrasi Sungai Cileueur Ancam Permukiman, Warga Margayasa Ciamis
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU Tersangka FA, 6 Orang Lainnya Bakal Dipanggil Ulang
Pemerintah Akselerasi Swasembada Susu Nasional Melalui Pembangunan Peternakan Sapi Perah Modern di Brebes
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:44 WIB

PEMUDA PANCASILA PARIGI SOROTI RENTENIR BERKEDOK KOPERASI, MINTA APARAT BERTINDAK

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:53 WIB

Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:46 WIB

BPJS Kesehatan Pangandaran Permudah Layanan Peserta JKN Lewat PANDAWA, Mobile JKN hingga BPJS Keliling

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:44 WIB

Mewujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri: Musyawarah Desa Sarwadadi Bahas Lokasi Gedung KDMP

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:29 WIB

Ida Nurlaela: Sinergi Ulama dan Pemerintah Jadi Kunci Membangun Pangandaran yang Maju dan Berakhlak

Berita Terbaru