Hadapi Kemarau 2026, KPH Banyumas Barat Siagakan Polhut 24 Jam Guna Cegah Karhutla dan Gukamhut

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) pada musim kemarau tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus mengintensifkan langkah-langkah pencegahan di seluruh wilayah kerjanya.

Langkah strategis ini diinstruksikan langsung oleh Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., yang menugaskan Wakil Administratur KSKPH, Ari Kurniawan, untuk memantau langsung kegiatan patroli dan sambang hutan, salah satunya di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bokol.

Pemantauan intensif ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran Polisi Hutan (Polhut) di tingkat lapangan berada dalam kondisi siap siaga dan tanggap bencana selama 1×24 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPH Banyumas Barat menargetkan kondisi Zero Karhutla serta terciptanya keamanan kawasan hutan yang kondusif dari berbagai ancaman tindak kejahatan kehutanan sepanjang musim kemarau tahun ini.

Dalam arahannya, Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel di lapangan merupakan kunci utama menjaga kelestarian aset negara.

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran Polhut di lapangan selalu sigap dan tanggap 1×24 jam.

Langkah preventif melalui patroli dan sambang hutan ini penting agar wilayah KPH Banyumas Barat benar-benar aman dari kebakaran hutan maupun gangguan keamanan lainnya pada kemarau 2026 ini,” ujarnya.

Sebagai penutup, manajemen KPH Banyumas Barat mengapresiasi dedikasi para petugas di lapangan dan mengimbau seluruh jajaran rimbawan untuk terus menjaga kesehatan, soliditas, serta semangat kerja sama.

Dengan memegang teguh nilai-nilai Core Values BUMN (AKHLAK) dan komitmen kelestarian, Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah optimistis mampu menjaga kawasan hutan sebagai benteng pertahanan lingkungan dan kedaulatan NKRI.(Red)

Baca Juga:  Tanggapan Pelaksana Lapangan Terkait Pekerjaan Lining Saluran BBWS Citanduy di Desa Bumireja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*
Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta
Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  
Polresta Banyumas Gagalkan Pencurian Kabel BTS Di Purwokerto, Dua Orang Diamankan
Panitia pilkades sidamulya tetapkan dpt sebanyak 3.514 pemilih terbagi menjadi 3 tps
Plang Larangan Merokok di Pangandaran Ramai Disorot, Dinkes Buka Suara: Bukan Sekadar Ancaman Sanksi
Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*

Sabtu, 26 September 2026 - 06:13 WIB

Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta

Sabtu, 26 September 2026 - 02:45 WIB

Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat

Sabtu, 26 September 2026 - 01:53 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WIB

Polresta Banyumas Gagalkan Pencurian Kabel BTS Di Purwokerto, Dua Orang Diamankan

Berita Terbaru