Genjot Ketahanan Pangan, Kementan Kucurkan Rp 253 Juta untuk Optimasi Lahan di Desa Ciklapa Cilacap

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) terus berkomitmen memperkuat program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi infrastruktur pertanian. Salah satunya direalisasikan melalui proyek Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa di Desa Ciklapa, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Minggu 19/07/2026.

Proyek yang didanai oleh APBN Kementerian Pertanian ini menyasar area persawahan seluas 55 hektar dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 253.000.000. Pelaksanaan di lapangan dipercayakan secara swakelola kepada Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Kelompok Tani Sidamaju.

Detail Teknis Proyek Optimasi Lahan
Berdasarkan data resmi dari Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Bandung, berikut adalah rincian proyek yang sedang berjalan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Nama Pekerjaan: Optimasi Lahan Non Rawa
  • Lokasi: BKD 8 ki Desa Ciklapa, Kec. Kedungreja, Kabupaten Cilacap (Koordinat: -7.50111, 108.79461)
  • Nomor SPK: 33.01.132/SPK/05/2026
  • Waktu Pelaksanaan: 221 Hari Kalender (Mulai 22 Mei 2026 hingga 28 Desember 2026)
  • Target Volume: Pembangunan saluran irigasi sepanjang 300 meter
    Dukungan Penuh Petani untuk Swasembada Pangan

Ketua UPKK Kelompok Tani Sidamaju, Karsono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat dan dinas terkait atas bantuan nyata ini.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur air sepanjang 300 meter ini akan sangat berdampak pada stabilitas pengairan sawah warga.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Dinas Pertanian terkait. Kegiatan Oplah ini sangat membantu mengoptimalkan hasil panen kami. Insya Allah, ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan dan tekad panen yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,” ujar Karsono saat ditemui di lokasi proyek.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan frekuensi dan volume panen, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan ekonomi para petani di Desa Ciklapa.

Baca Juga:  Ketua DPRD Pangandaran Minta Persiapan Jembatan Pongpet Dimulai Sekarang, Ditargetkan Dibangun 2027

Harapan Kelanjutan Program: Masih Ada 45 Hektar Lahan Kritis

Meskipun proyek berjalan lancar, Karsono mengungkapkan tantangan geografis yang dihadapi petani setempat. Kontur tanah di Desa Ciklapa cenderung tidak rata, di mana sebagian lahan memiliki elevasi yang lebih tinggi sehingga belum terjangkau aliran air irigasi saat ini.

Untuk fase sekarang, pengerjaan difokuskan pada area berkontur sedang seluas 55 hektar. Pihak Kelompok Tani Sidamaju berharap pemerintah bersedia melanjutkan program ini pada musim anggaran berikutnya.

“Kami sangat berharap ada kelanjutan dari program ini. Masih ada sekitar 45 hektar lahan di bagian atas (ketinggian) yang belum terjangkau saluran air.

Semoga ke depannya area tersebut juga bisa mendapatkan bantuan optimasi serupa agar seluruh petani di Desa Ciklapa bisa merasakan manfaatnya secara merata,” pungkas Karsono.(Sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*
Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta
Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  
Polresta Banyumas Gagalkan Pencurian Kabel BTS Di Purwokerto, Dua Orang Diamankan
Panitia pilkades sidamulya tetapkan dpt sebanyak 3.514 pemilih terbagi menjadi 3 tps
Plang Larangan Merokok di Pangandaran Ramai Disorot, Dinkes Buka Suara: Bukan Sekadar Ancaman Sanksi
Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:17 WIB

Ketua Presidium FPII dan Pengawas DPI Datangi Imigrasi Depok, disambut langsung Kakanim Depok*

Sabtu, 26 September 2026 - 06:13 WIB

Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Penggelapan Jual Beli Mobil, Korban Rugi Rp115 Juta

Sabtu, 26 September 2026 - 02:45 WIB

Lubang Perbaikan Jalan di Jalinsum Way Kanan Telan 10 Korban, Warga Tuntut Tindakan Cepat

Sabtu, 26 September 2026 - 01:53 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN  

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WIB

Polresta Banyumas Gagalkan Pencurian Kabel BTS Di Purwokerto, Dua Orang Diamankan

Berita Terbaru