Sidak Lapangan Proyek Optimasi Lahan di Patimuan,

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

PATIMUAN 17/7/2026– Guna memastikan program perluasan dan peningkatan mutu lahan produktif berjalan optimal serta bebas dari penyimpangan fisik, Koordinator Pertanian Kecamatan Patimuan, Ibu Nugrahaeni Dwi Lestari, melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi pengerjaan proyek Optimasi Lahan Non Rawa di Dusun Langensari, Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

Dalam peninjauan fisik di lapangan ini, pihak otoritas pertanian menggandeng elemen pengawas independen dari Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik dan Konstruksi (INDAKON) yang dihadiri langsung oleh Ketua Harian INDAKON Kabupaten Cilacap, Bapak Tugiman, ST.

Langkah kolaboratif tersebut sengaja ditempuh sebagai wujud transparansi publik dan fungsi kontrol berlapis, agar pengerjaan infrastruktur penunjang tani yang tengah dikerjakan secara swakelola oleh Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Gapoktan Srimukti tetap terjaga mutunya dari awal hingga akhir pelaksanaan program.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela-sela inspeksi bersama itu, Ibu Nugrahaeni Dwi Lestari memberikan arahan tegas sekaligus wanti-wanti kepada jajaran pengurus Gapoktan dan para pekerja.

Beliau menekankan pentingnya kesesuaian seluruh volume dan dimensi pengerjaan fisik dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

“Kami meminta dengan sangat kepada seluruh pengurus dan pekerja agar setiap item pengerjaan fisik di lapangan dieksekusi secara presisi mengacu pada RAB yang ada.

Jangan sampai terjadi pengurangan volume atau ketidaksesuaian ukuran.

Ini penting agar pekerjaan clear, selesai dengan baik, dan jangan sampai ada temuan masalah hukum atau administratif di kemudian hari,” tegas Ibu Nugrahaeni Dwi Lestari di lokasi proyek.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian INDAKON Kabupaten Cilacap, Bapak Tugiman, ST, yang turut mengawal dan mengamati aspek teknis fisik di lapangan, memberikan catatan khusus mengenai mutu material dasar bangunan.

Baca Juga:  Awak Media Sambangi Kantor BPP Sidareja, Pihak Terkait Terkesan Bungkam Soal Proyek Irpom

Sebagai perwakilan lembaga pemerhati ekosistem konstruksi, ia mengingatkan bahwa ketahanan jangka panjang infrastruktur ini sangat dipertaruhkan jika bahan baku yang digunakan tidak sesuai standar.

“Material yang dipakai, mulai dari batu belah, pasir, hingga komposisi campuran adukan semen, semuanya harus masuk dalam spesifikasi teknis (spek) yang sudah ditentukan di dalam kontrak kerja. Kami dari INDAKON akan terus memantau secara independen, objektif, dan profesional.

Program ini dibiayai oleh dana APBN Kementerian Pertanian untuk membantu meningkatkan produktivitas petani di wilayah Patimuan, jadi mutunya tidak boleh ditoleransi demi menghindari temuan di masa depan,” ujar Tugiman, ST.

Berdasarkan data resmi papan proyek, kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa ini mencakup luasan lahan di-oncoran sebesar 52 Hektar dengan nilai pekerjaan senilai Rp 239.200.000,- yang bersumber dari dana APBN Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2026 di bawah binaan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas 1 Bandung.

Proyek ini dilaksanakan dalam jangka waktu 60 hari kalender, dimulai sejak tanggal 28 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada tanggal 28 Agustus 2026.

Pihak UPKK Gapoktan Srimukti merespons positif sidak dan masukan bersama dari Koordinator Pertanian serta INDAKON.

Jajaran pengurus kelompok menyatakan berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh petunjuk teknis yang tertuang dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK), memelihara konsistensi material sesuai spek, dan menjamin penyelesaian pengerjaan tepat waktu demi kemajuan sektor pertanian di wilayah Desa Patimuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan
DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET
Gerak Cepat Babinsa Koramil 14/Cimanggu Bersama Warga, Kebakaran Hutan di Pesahangan Berhasil Dipadamkan
*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Kejati Jateng Tahan Dua Tersangka Kredit Modal Salah Satu Bank BUMN di Semarang Senilai Rp4,9 Miliar
Optimalkan Kinerja Lapangan, KPH Banyumas Barat Gelar Monev Pembinaan Karyawan dan Sosialisasi Tenaga Alih Daya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 01:58 WIB

Pemeliharaan Irigasi BBWS Citanduy OP 3 Berlangsung, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:50 WIB

*Silaturahmi Akbar di Solo, Kapolri dan 6.500 Eks Anggota JI Perkuat Komitmen Kebangsaan*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Berita Terbaru

Uncategorized

DANDIM PANGANDARAN EVALUASI 5 JEMBATAN LAIN PASCA INSIDEN PONGPET

Senin, 31 Agu 2026 - 08:32 WIB