Proyek Rehabilitasi SMPN 3 Rebang Tangkas TA 2026 Disorot: Pekerja Abaikan K3, Pihak Sekolah Terkesan Tertutup

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN 16/9/2026 — Pengerjaan proyek rehabilitasi di SMP Negeri 3 Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, yang bersumber dari anggaran Tahun Anggaran (TA) 2026 menjadi sorotan publik. Selain diduga kuat mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pihak internal sekolah juga terkesan tertutup saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan kegiatan konstruksi tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Rabu (16/09/2026) sekira pukul 10.20 WIB, para pekerja bangunan beraktivitas di area sekolah tanpa dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti helm keselamatan, sarung tangan, maupun sepatu protektif. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan jiwa pekerja serta melanggar regulasi K3 sebagaimana diatur dalam Permenakertrans No. PER.08/MEN/VII/2010.

Sikap tertutup justru ditunjukkan oleh pihak sekolah saat dimintai keterangannya terkait proyek yang berjalan di area belajar-mengajar tersebut. Salah seorang guru yang ditemui di lokasi menolak memberikan informasi terkait pengerjaan fisik di sekolahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak boleh mengetahui, itu urusan kami mengajar. Tanyakan langsung dengan kepala sekolah,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Namun, upaya untuk mengonfirmasi Kepala Sekolah SMPN 3 Rebang Tangkas juga tidak membuahkan hasil. Pihak sekolah menyampaiakan bahwa kepala sekolah sedang tidak berada di tempat dengan alasan sedang menjalankan tugas dinas luar.

Sikap tertutup ini dinilai bertentangan dengan semangat keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Pengelolaan anggaran negara untuk sarana pendidikan seharusnya dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan mengedepankan keselamatan kerja.

Masyarakat serta insan pers mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan beserta instansi teknis terkait untuk segera turun ke lapangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana maupun pihak sekolah.

Baca Juga:  Tingkatkan Literasi Digital Pelajar, Polres Pangandaran Gelar Pelatihan "Paham AI" untuk Siswa SMA/SMK

(Muklis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB