Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 2/10/2026, Masalah lahan hutan yang letaknya kebanyakan jenis gambut selama ini dibakar sebaiknya dijadikan lahan pertanian tumpang sari dan perkebunan lebih berazas manfaat kedepannya, pemerintah sebaiknya mencoba berusaha mengusahakan seperti ini agar lahan eks hutan berdaya guna menciptakan perekonomian rakyat dan jutaan lapangan pekerjaan bila perlu buat program transmigrasi menghapus pengangguran yang semangkin membengkak setiap tahunnya “, ujar Prof Dr, Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen berkaitan Presiden Mengundang puluhan Profesor dari berbagai Universitas di Indonesia kemaren ke istana presiden di jakarta membahas masalah eks hutan lahan gambut di Indonesia permasakahan juknis teknis mengatasi solusi mengatasinya di kantor nya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung jakarta 26/9/2026 via telpon selulernya.

Bogor, Persoalan kebakaran hutan saat ini tentu menjadi perhatian besar Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subianto di Istana Jakarta. Dampak dari kebakaran hutan tentu mengganggu kestabilan hubungan baik antar tetangga negara di ASIA. Dengan kondisi tersebut maka perlu informasi akurat yang harus diterima Presiden RI agar tepat mengambil langkah langkah memperbaiki keadaan di lahan gambut yang berada di Sumatera Kalimantan serta Sulawesi.

Apa yang harus di lakukan Presiden RI agar tidak ada lagi lahan gambut yang terbakar serta merugikan masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah pertama.

Lahan Gambut memiliki kandungan vitamin yang subur pada tanahnya dan menyimpan air yang sangat banyak. Hanya saja tanah dan air di wilayah gambut mengandung asam yang tinggi serta gas.

Tanah gambut adalah lahan yang sangat subur. Maka perlu kajian dan arahan para ahli tanah dan air agar bisa dimanfaatkan lahan gambut.

Baca Juga:  Dugaan Tambang Ilegal di Lahan Sawah Jabres, Warga Kebumen Desak Aparat Lakukan Sidak

Pohon Teh adalah jenis tumbuhan yang mudah di tanam serta subur di tanah gambut dengan dukungan draenase yang baik. Menciptakan perkebunan Teh di lahan gambut tidak sulit karena saat ini dukungan tekhnologi sudah memadai dan menggunakan fosfor bisa mewujudkannya agar keasaman tanah berkurang.

Apalagi merubah air keruh di lahan gambut agar bisa menjadi air bersih bisa diwujudkan.

Perkebunan AKASIA juga sangat cocok di lahan gambut sebagai sumber tersedianya bahan untuk kertas.

Perkebunan Buah Nanas. Buah Semangka, Perkebunan Kopi. Perkebunan Karet. Tanaman Palawija juga sangat bagus di lahan gambut. Lahan gambut juga bisa dibuat persawahan dan tumpangsari.

Permasalahannya saat ini wilayah tanah gambut sangatlah luas maka perlu program dan modal yang cukup untuk memanfaatkan lahan gambut agar menjadi perkebunan. Sarjana pertanian di Indonesia sangatlah banyak yang bisa di serap pemerintah dengan membangun badan perkebunan di lahan gambut. Transmigran harus kembali di hidupkan untuk pertanian. Dalam waktu 5 tahun mendatang lahan gambut ini sudah bisa menunjukkan hasil dan perekonomian akan meningkat. Presiden harus memahami hal ini.

Dari pada tiap tahun Presiden RI pusing dikritik dampak dari kebakaran di lahan gambut. Maka Prof DR Sutan Nasomal SH,MH memberikan saran dan himbauwan agar Pemda bersama TNI dan Polri dan masyarakat transmigran diberikan mandat dan modal membangun perkebunan di lahan gambut. Juga bertanggung jawab tidak boleh ada kebakaran hutan dengan hukuman yang tegas.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB