Pastikan Profesionalitas Pemegang Senpi Dinas, Polda Jateng Gelar Latihan dan Penguatan Kompetensi Bagi Ratusan Personel Pemegang Senpi

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng-Kota Semarang | Polda Jawa Tengah terus memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan personel pemegang senjata api melalui Latihan Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian Tahap 6 Kendali Senjata Api.

Diikuti 416 personel dari satuan kerja Mapolda Jateng dan Polres jajaran, latihan ini dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memastikan kemampuan dan kompetensi personel pemegang senpi dinas terus terpelihara dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 10 hingga 15 Agustus 2026 tersebut dibuka oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman mewakili Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Senin (10/8), dan hari ini Rabu (12/8) dilaksanakan ujian menembak bagi peserta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat pembukan pada hari Senin lalu, Waka Polda menegaskan bahwa dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin dinamis menuntut personel Polri untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme, kompetensi dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas.

“Dalam proses tugas kepolisian di lapangan, pada situasi yang memerlukan tindakan kepolisian secara cepat, tepat dan terukur, termasuk penggunaan kekuatan, harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur dan prinsip hak asasi manusia,” tegas Wakapolda.

Pada sesi pelatihan di Borobudur Mapolda Jateng, seluruh peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan dan penilaian personel. Pemeriksaan tersebut meliputi penelitian personel (Litpers), pengaduan masyarakat dan pengawasan (Dumasanwas), tes pemeriksaan kesehatan dan narkoba, yang kemudian dilanjutkan dengan tes psikologi dan pemeriksaan kesehatan jiwa. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk memastikan kesiapan personel secara menyeluruh sebelum mengikuti latihan kemampuan di lapangan.

Memasuki tahap latihan menembak di lapangan hari ini, Rabu (12/8), kegiatan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah lapangan tembak di kompi-kompi Satbrimob Polda Jateng di berbagai wilayah. Dua tim pelatih dari Satbrimob Polda Jateng diterjunkan untuk memberikan materi dengan standar yang sama kepada peserta dari berbagai rayon. Dengan pola tersebut, latihan dapat menjangkau personel dari berbagai wilayah sekaligus memastikan materi dan standar kompetensi yang diberikan tetap seragam.

Tim pertama yang dipimpin Iptu Slamet melaksanakan pelatihan terhadap personel pemegang senpi di rayon Banyumas, Pekalongan dan Semarang, sedangkan tim kedua dipimpin AKP Made Suweca bergerak di rayon Kedu, Solo Raya dan Pati. Selanjutnya pada Sabtu, (15/8), kedua tim tersebut dijadwalkan bergabung di lapangan tembak kompi Brimob Pasadena, Kota Semarang untuk memberikan pelatihan kepada personel pemegang senpi dinas dari berbagai satuan kerja Mapolda Jateng.

Baca Juga:  SUMMER RACE 2026, ADU CEPAT 158 KUDA TERBAIK INDONESIA DI PANGANDARAN

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti registrasi, pre-test tertulis dan uji kemampuan menembak awal, dilanjutkan penyegaran pengetahuan tentang senjata, latihan menembak reaksi dalam berbagai posisi, hingga ujian kualifikasi menembak. Seluruh tahapan kemudian dievaluasi oleh tim pelatih sebagai bagian dari upaya memelihara kemampuan personel secara berkelanjutan.

Wakapolda Jateng menekankan bahwa kemampuan penggunaan senjata api tidak cukup hanya mengandalkan kebiasaan. Personel perlu terus berlatih agar kemampuan teknis tetap terpelihara, sekaligus memahami secara baik kapan dan bagaimana kewenangan penggunaan kekuatan dapat dilakukan.

“Senjata api adalah alat yang harus betul-betul kita kuasai. Bukan hanya kepandaian menggunakannya, tetapi kita harus memahami dan taat terhadap asas-asas penggunaannya. Kemampuan ini harus terus dilatih, karena yang terpenting adalah rekan-rekan mampu menguasai lapangan dan menguasai aturan,” tegasnya.

Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, latihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Jateng untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya personel yang memiliki kewenangan penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, kemampuan personel yang terus dipelihara melalui latihan dan evaluasi akan mendukung kesiapan anggota dalam menghadapi dinamika tugas sekaligus memastikan kewenangan yang dimiliki digunakan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Kompetensi personel harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Bukan hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap aturan, kesiapan dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan kompetensi yang baik, personel akan semakin siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara profesional,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Melalui latihan yang dilaksanakan secara berlapis, terukur dan berkesinambungan tersebut, Polda Jateng memastikan kemampuan personel pemegang senjata api senantiasa terpelihara dan siap mendukung pelaksanaan tugas. Pada akhirnya, peningkatan kompetensi tersebut diharapkan semakin memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional, proporsional dan akuntabel, sekaligus menghadirkan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN
Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid
Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:13 WIB

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI PEMERASAN, PUNGUTAN LIAR, DAN/ATAU GRATIFIKASI TERHADAP PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Di duga pungutan 10 Ribu per siswa di SDN 2 Pejagoan dikeluhkan beberapa wali murid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB