PANGANDARAN – 8/9/2026 Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APDESI Merah Putih Kabupaten Pangandaran digelar di Aula Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, Kapolres Pangandaran, Dandim 0625/Pangandaran, serta sejumlah tokoh daerah, termasuk mantan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.
Muscab menjadi momentum penting bagi jajaran APDESI Merah Putih Kabupaten Pangandaran untuk memperkuat organisasi, membangun kebersamaan antarpemerintah desa, sekaligus membahas arah kepengurusan dan program kerja ke depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Muscab APDESI Merah Putih Kabupaten Pangandaran, Heri, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang musyawarah bagi para kepala desa untuk memperkuat soliditas organisasi.
Menurut Heri, APDESI tidak hanya menjadi wadah organisasi kepala desa, tetapi juga diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.
Melalui Muscab ini, kami berharap seluruh peserta dapat bermusyawarah dengan baik dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat,” ujar Heri.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda menjadi hal penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kabupaten Pangandaran.
Sugiono Tekankan Kebersamaan Kepala Desa
Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Pangandaran, Sugiono, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan para kepala desa dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan di tingkat desa.
Sugiono mengatakan APDESI harus mampu menjadi wadah komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antarkepala desa, pemerintah daerah, maupun berbagai unsur lainnya.
Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahan desa membutuhkan kebersamaan sehingga setiap persoalan dapat dicarikan solusi melalui komunikasi dan musyawarah.
Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan dan soliditas. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di desa dapat kita hadapi bersama,” ujar Sugiono.
Ia juga menilai kepala desa memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan publik, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat harus terus menjadi perhatian.
Sugiono berharap pelaksanaan Muscab APDESI Merah Putih tidak hanya menghasilkan kepengurusan, tetapi juga melahirkan program-program yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan desa di Kabupaten Pangandaran.
Muscab tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan diikuti para kepala desa serta jajaran organisasi APDESI dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran.
Kehadiran Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, serta tokoh daerah dalam kegiatan tersebut turut memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintahan desa dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pangandaran.
Sysfarras












