CILACAP 24/9/2026— Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Cilacap menerjunkan tim medis darurat guna menangani 361 siswa SMAN 1 Sampang yang mengalami gejala dugaan keracunan massal pada Rabu (23/9/2026). Peristiwa tersebut terjadi seusai para siswa menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan siswa dari kelas 10 hingga 12 secara mendadak mengeluhkan gejala mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga demam. Dari total 962 siswa di SMAN 1 Sampang, korban terdampak terdiri atas 108 siswa kelas 10, 125 siswa kelas 11, dan 128 siswa kelas 12.
Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Cilacap, Hasanuddin, menyatakan bahwa penanganan medis langsung dilakukan di lokasi dengan memilah pasien berdasarkan tingkat keparahan gejala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Langkah utama kami adalah memberikan bantuan penanganan medis dengan cepat terhadap siswa yang bergejala untuk memastikan kondisi mereka segera membaik,” ujar Hasanuddin.
Guna mempercepat evakuasi dan pengobatan, Dinkes Cilacap mengerahkan tim kesehatan gabungan dari lima puskesmas, yaitu Puskesmas Sampang, Maos, Adipala 1, Adipala 2, dan Kesugihan 1.
Dari total korban bergejala, rincian penanganan medis yang diberikan meliputi:
70 siswa mendapatkan perawatan dan obat-obatan langsung di sekolah.
15 siswa menjalani rawat jalan di Puskesmas Sampang.
6 siswa menjalani rawat inap di Puskesmas Sampang.
19 siswa dirujuk ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Cilacap juga memperluas pemantauan ke sekolah-sekolah lain penerima distribusi program MBG di wilayah tersebut. Pihaknya kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini.
Bambang hartoyo.











