Antisipasi Kemarau 2026, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencarkan Sosialisasi dan Mitigasi Karhutla

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Menghadapi potensi risiko musim kemarau tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat mengambil langkah cepat dengan mengintensifkan sosialisasi dan mitigasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Langkah antisipatif ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Satuan Kerja (Satker) lapangan dengan melibatkan berbagai pihak (stakeholders) dan masyarakat sekitar hutan.

Aksi tanggap ini merupakan instruksi langsung dari Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, yang disampaikan melalui Wakil Administratur/KSKPH, Ari Kurniawan, kepada seluruh jajaran personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Administratur KPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut, menegaskan bahwa keselamatan kawasan hutan dari ancaman kebakaran merupakan amanat undang-undang yang menjadi prioritas utama.

“Garda terdepan perlindungan hutan adalah para Rimbawan di lapangan.

Menghadapi kemarau tahun ini, kita menargetkan seluruh wilayah kerja KPH Banyumas Barat bebas dari titik api (zero hotspot).

Namun demikian, mitigasi bencana Karhutla bukan hanya tugas Perhutani, melainkan tanggung jawab bersama seluruh stakeholder dan elemen masyarakat,” tegas Hery.

Salah satu fokus pergerakan mitigasi dipusatkan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Barat.

Sebagai wilayah kerja paling barat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pangandaran (sebelah barat daya), Kabupaten Ciamis (sebelah barat laut), serta berdampingan langsung dengan wilayah KPH Ciamis, kawasan ini memiliki nilai strategis dan tingkat kerawanan yang memerlukan perhatian ekstra.

Melalui koordinasi lintas sektoral, patroli berkala di titik rawan, serta penyuluhan edukatif kepada warga pedesaan hutan, KPH Banyumas Barat optimistis dapat meminimalisir potensi gangguan Karhutla sepanjang musim kemarau 2026.

Menutup pengarahannya, segenap jajaran KPH Banyumas Barat menyuarakan komitmen bersama untuk menjaga

Baca Juga:  Desa Selasari Pangandaran Imbau Warga Gunakan Masker, Waspadai Paparan Abu Vulkanik

kelestarian lingkungan:
“Tetap kompak, tetap sehat Rimbawan KPH Banyumas Barat! Bersama Yakin Bisa: Hutan Lestari, Harga Diri Perhutani Divre Jateng Yang Terbaik!”
Kontak Media / Informasi

Lebih Lanjut:
Humas Perum Perhutani KPH Banyumas Barat(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacahayanusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi
Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Usut Korupsi Tambang Batubara PT CCM, Mantan Kadis Nunukan dan Pejabat KLH Diperiksa
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah Unjuk Kebolehan dalam Lomba Layang-Layang
Reruntuhan Ruang Guru dan Perpustakaan SDN 3 Batulawang: Bangunan 14 Tahun Ambruk
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Dirut PT CNI Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Polisi Sahabat Anak, Polres Pangandaran Sambut Kunjungan Outing Class SLB Negeri Widi Asih Parigi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Jateng Ajak Warga Lawan Premanisme dengan Berani Melapor*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM

Berita Terbaru

Uncategorized

Soal Proyek Sumur Bor Rp 56 Juta: Kakam Bali Sadhar Tengah Bungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:09 WIB