CILACAP 2/10/2026— Jajaran manajemen Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan Terpadu Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kubang Kangkung. Langkah ini dilakukan guna memastikan kawasan hutan produksi jati di wilayah setempat tetap aman dan terjaga dari berbagai potensi gangguan keamanan hutan (gukhan).
Sidak tersebut dipimpin oleh Wakil Administratur/KSKPH Banyumas Barat, Ari Kurniawan, mewakili Administratur KPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut. Turut mendampingi dalam pengecekan lapangan ini Perwira Pembina (Pabin) Polhut IPTU Setyadi Ahmad, S.H., serta Komandan Regu Polisi Hutan Mobil (Danru Polhutmob), Parman.
Keberadaan Pos Induk Keamanan Terpadu di RPH Kubang Kangkung memiliki peran yang sangat strategis. Pos ini menjadi pusat koordinasi pengamanan yang mengampu tiga Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) berbasis kelas hutan produksi jati, yakni BKPH Bokol, BKPH Kawunganten, dan BKPH Sidareja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Ari Kurniawan menyampaikan arahan langsung dari Administratur KPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut. Pihaknya menegaskan pentingnya konsistensi dan kedisiplinan jajaran petugas lapangan dalam menjalankan fungsi pengamanan hutan.
“Pimpinan ingin memastikan secara langsung bahwa kawasan produksi hutan jati benar-benar dalam kondisi kondusif dan terkendali. Kedisiplinan serta kedekatan petugas lapangan dengan kawasan yang dijaganya menjadi fondasi utama dalam menjaga kelestarian aset negara ini,” ujar Ari Kurniawan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan hutan jati yang terjaga bukan hanya bagian dari identitas dan jati diri Perhutani, melainkan juga berfungsi sebagai benteng kelestarian lingkungan demi keutuhan NKRI.
“Harapan kami seluruh jajaran petugas di lapangan tetap kompak, solid, menjaga kesehatan, dan terus membakar semangat kerja. Dengan kerja sama yang kuat dan disiplin tinggi, kita yakin kawasan hutan akan tetap lestari untuk generasi mendatang,” pungkasnya.
Red











